RADARLAMPUNG.CO.ID - UM Metro menegaskan wacana pembukaan Prodi Kedokteran Hewan dan Profesi Kedokteran Hewan yang segera diajukan sebagai lompatan strategis kampus.
Rektor UM Metro, Dr. Nyoto Suseno, menyebut persiapan ini sudah masuk tahap rekrutmen dosen untuk memenuhi standar akademik dan kompetensi profesional.
“Kami juga sedang menunggu lahirnya Program Studi baru yakni Kedokteran Hewan dan Profesi Kedokteran Hewan,” ujar Nyoto, kala memberi sambutan dalam Wisuda Magister, Sarjana, dan Diploma di Halaman Kampus 3, Sabtu, 29 November 2025.
Pengumuman itu menjadi fokus publik karena prodi kedokteran hewan masih langka di Lampung dan berpotensi mengisi kekosongan tenaga ahli bidang kesehatan hewan.
Di tengah wacana tersebut, kini UM Metro juga telah mewisuda 1.154 lulusan dari jenjang Magister, Profesi Guru, Sarjana, dan Diploma.
Prosesi berlangsung di Kampus 3 dan dipimpin langsung oleh Nyoto sejak pagi melalui rangkaian akademik resmi.
Ia merinci kelulusan tahun 2025 yang mencakup 152 Magister, 1.181 Profesi Guru, 944 Sarjana, dan 58 Diploma.
Total lulusan UM Metro sepanjang sejarah kini mencapai 22.586 orang dari berbagai jenjang pendidikan.
Nyoto menyebut mahasiswa aktif tahun akademik 2025/2026 mencapai 7.755 orang dengan 2.540 mahasiswa baru.
Rektor berharap lulusan membawa integritas dan kompetensi yang sejalan dengan visi kampus sebagai pusat unggulan profetik dan profesional.
LLDIKTI Wilayah II turut mengapresiasi kelulusan UM Metro sebagai kontribusi nyata bagi dunia pendidikan.
“Kalau di LLDIKTI, yang terbaik itu tidak hanya yang disebutkan saja, namun semua yang berhasil memakai toga hari ini,” kata Ketua Tim Kelembagaan LLDIKTI Wilayah II, Win Honaini.
Win menegaskan kewajiban dosen melanjutkan pendidikan untuk menguatkan tridarma perguruan tinggi.
“Jaga nama baik almamater, jangan pernah puas dengan pencapaian saat ini, momen ini sebagai awal menghadapi dunia nyata,” ujarnya.
Wali Kota Metro, Bambang Iman Santoso, memuji UM Metro sebagai institusi yang konsisten melahirkan generasi berkarakter dan berilmu.
Ia mengaitkan peran alumni dengan visi Kota Cerdas berbasis jasa dan budaya religius.
“Wisudawan saat ini adalah bagian dari masyarakat intelektual,” ungkapnya.
Ia menegaskan lulusan harus menjaga nilai sosial dan menjadi teladan di lingkungan masing-masing.
UM Metro juga mengumumkan wisudawan terbaik dari jenjang Magister, Sarjana, dan Diploma.
Akhmad Syaferi, Tintien Harsonowati, dan Sella Tansri Lourenzia menjadi tiga terbaik Program Magister.
Kategori Sarjana dipimpin oleh Erio Rega Mayhisya, Amri Reza Wahyudin, dan Bagas Aditya Pratama.
Program Diploma menempatkan Dinda Jelita, Ifta Arina Rohmatin, dan Ariffah Sunaryo sebagai tiga terbaik.
Delapan wisudawan dengan hafalan Quran terbaik juga menerima apresiasi khusus.
Salsabila Widiyanto dari PIAUD meraih penghargaan non-akademik terbaik kampus.
UM Metro turut memberikan penghargaan EPT kepada enam lulusan dari Prodi Bahasa Inggris dan non-Bahasa Inggris.
(Laporan: Anaqotus Salsabila/Peserta Magang Kemnaker Batch 1)