PMI Asal Pringsewu Meninggal di Malaysia Pasca Sempat Ditahan Imigrasi Melaka

Agus Suwignyo - Kamis, 09 Apr 2026 - 16:49 WIB
JPIC FSGM bersama perwakilan Paroki Pringsewu memberikan dukungan moril kepada keluarga Dedi Setiawan di Pekon Banjarejo.
JPIC FSGM bersama perwakilan Paroki Pringsewu memberikan dukungan moril kepada keluarga Dedi Setiawan di Pekon Banjarejo. - Foto Ist. For Radar Lampung

Follow Us:

Google News Radar Lampung Radar Lampung WhatsApp Channel
Advertisements

RADARLAMPUNG.CO.ID - Kabar duka kembali datang dari Pekerja Migran Indonesia (PMI) asal Kabupaten Pringsewu yang meninggal dunia saat berada di Malaysia.

Korban diketahui bernama Dedi Setiawan (53), warga Pekon Banjarejo, Kecamatan Banyumas, Kabupaten Pringsewu.

Informasi kematian PMI tersebut diterima Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi setempat melalui surat resmi yang menyebutkan korban meninggal akibat sakit.

Surat dari Konsulat Jenderal Republik Indonesia Johor Bahru tertanggal 19 Maret 2026 menyebut korban sempat ditahan di Depot Tahanan Imigresen (DTI) Machap Umboo, Melaka.

Advertisements

“Kami menerima surat untuk melakukan penelusuran terkait alamat PMI tersebut di Kabupaten Pringsewu,” kata Kepala Disnakertrans Agus Wijanarko melalui Sekretaris Arifudin.

Ia menambahkan, alamat yang dimaksud telah ditemukan dan pihaknya kini melanjutkan pemantauan terkait kasus tersebut.

Di sisi lain, JPIC FSGM Pringsewu bersama perwakilan Paroki setempat mendatangi rumah duka Dedi Setiawan di Pekon Banjarejo.

Kunjungan tersebut dilakukan Sr. M. Valentina FSGM, Sr. M. Marcelina FSGM, Bambang Tri Hasworo, S.H, serta Berta Niken Dianingrum.

Advertisements

Kehadiran mereka menjadi bentuk solidaritas dan dukungan moril kepada keluarga yang tengah berduka.

Keluarga almarhum menyambut kunjungan tersebut dengan haru di tengah suasana duka yang mendalam.

Perwakilan JPIC FSGM dan DPP Paroki Pringsewu juga menyatakan komitmen untuk terus mengawal kasus pekerja migran yang menghadapi persoalan di luar negeri.

“Kunjungan ini menjadi bentuk nyata kepedulian kami terhadap sesama, sekaligus pengingat bahwa perlindungan terhadap pekerja migran harus menjadi perhatian bersama,” ujar Bertha Niken.

Advertisements

Share:
Editor: Ari Suryanto
Source:
Advertisements

Baca Juga

Rekomendasi

Advertisements

Berita Populer

  1. #1
  1. #2
  1. #3
  1. #4
  1. #5
Advertisements

Berita Terbaru

Advertisements

Berita Pilihan

Advertisements

Topik Populer

  1. #1
  1. #2
  1. #3
  1. #4
  1. #5
Advertisements

Foto Terbaru

Video Terbaru

Advertisements