BMKG Lampung Imbau Warga Tetap Waspada Terhadap Hujan Lebat dan Angin Kencang

gambar-user/fF2dADsWWGKPuvfTa5ukI37bUPGDen9R9O3fq80p.webp
Anggi Rhaisa - Minggu, 19 Apr 2026 - 14:38 WIB
BMKG Lampung Imbau Warga Tetap Waspada Terhadap Hujan Lebat dan Angin Kencang.
BMKG Lampung Imbau Warga Tetap Waspada Terhadap Hujan Lebat dan Angin Kencang. - Foto.BMKG Lampung

Follow Us:

Google News Radar Lampung Radar Lampung WhatsApp Channel
Advertisements

BANDAR LAMPUNG– Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) Lampung mengeluarkan  pembaruan (update) Peringatan Dini Cuaca untuk wilayah Provinsi Lampung, Minggu 19 April 2026. 

Sejumlah wilayah diprediksi akan diguyur hujan dengan intensitas sedang hingga lebat yang dapat disertai kilat/petir serta angin kencang hingga sore ini.

Menurut data terbaru dari Prakirawan BMKG Lampung pukul 13.20 WIB, potensi cuaca ekstrem ini mulai terjadi pada pukul 13.30 WIB dan diperkirakan masih akan berlangsung hingga pukul 16.00 WIB.

Beberapa wilayah di kota Bandar Lampung yang terdampak awal hujan lebat disertai angin kencang. Seperti, Rajabasa, Tanjung Senang, dan Labuhan Ratu.

Advertisements

Lalu, Lampung Selatan: Natar dan Jati Agung.

Pringsewu: Pringsewu dan Gading Rejo.

Metro: Metro Pusat dan Metro Utara.

Lampung Tengah: Gunung Sugih, Trimurjo, Punggur, Seputih Surabaya, Terusan Nunyai, hingga Bandar Mataram.

Advertisements

Way Kanan: Blambangan Umpu, Kasui, Banjit, Pakuan Ratu, dan sekitarnya.

Pihak BMKG juga memperingatkan bahwa kondisi ini dapat meluas ke hampir seluruh sudut Kota Bandar Lampung, meliputi Kemiling, Sukarame, Kedaton, Telukbetung, hingga Panjang.

Selain itu, wilayah lain seperti Lampung Timur (Sukadana, Purbolinggo), Pesawaran (Gedong Tataan, Tegineneng), hingga Pesisir Barat dan Mesuji juga masuk dalam radar potensi perluasan cuaca ekstrem.

Masyarakat  Lampung diimbau untuk tetap waspada terhadap potensi bencana hidrometeorologi seperti pohon tumbang, genangan air, hingga jalanan yang licin. 

Advertisements

Bagi pengendara, disarankan untuk tidak berteduh di bawah pohon besar atau papan reklame saat angin kencang melanda.

Untuk memantau perkembangan cuaca Lampung secara real-time. 

Masyarakat juga dapat mengakses layanan nowcasting melalui laman resmi BMKG Lampung.

 

Advertisements

 

Share:
Editor: Anggi Rhaisa
Source:
Advertisements

Baca Juga

Rekomendasi

Advertisements

Berita Populer

  1. #1
  1. #2
  1. #3
  1. #4
  1. #5
Advertisements

Berita Terbaru

Advertisements

Berita Pilihan

Advertisements

Topik Populer

  1. #1
  1. #2
  1. #3
  1. #4
  1. #5
Advertisements

Foto Terbaru

Video Terbaru

Advertisements