Seminar Ulama Internasional di Lampung, Kemenko PMK Tegaskan Peran Strategis dalam Moderasi Beragama

gambar-user/48FTfExbFyQGn2dWPjEcCxLnz535TUip6zwnqEVa.webp
Alam Islam - Sabtu, 25 Apr 2026 - 19:14 WIB
Seminar Ulama Internasional di Lampung, Kemenko PMK Tegaskan Peran Strategis Ulama dalam Moderasi Beragama
Seminar Ulama Internasional di Lampung, Kemenko PMK Tegaskan Peran Strategis Ulama dalam Moderasi Beragama - Dokumentasi

Follow Us:

Google News Radar Lampung Radar Lampung WhatsApp Channel
Advertisements

RADARLAMPUNG.CO.ID - Yayasan Darul Fattah Lampung menyelenggarakan Seminar Ulama Internasional bertema "Peran Ulama dalam Perdamaian Dunia Bersumber dari Al-Qur'an"di Hotel Emersia, Bandar Lampung, Sabtu (25/4). 

Kegiatan ini diikuti oleh sekitar 200 peserta yang terdiri dari kalangan akademisi, mahasiswa, tokoh agama, serta perwakilan dari seluruh organisasi kemasyarakatan keagamaan.

Seminar dibuka secara resmi oleh Wakil Gubernur Lampung Jihan Nurlela, didahului sambutan dari Ketua Yayasan Darul Fattah Lampung, K.H. Aryasin. 

Hadir pula enam narasumber, akademisi dari Mesir, yang memberikan perspektif internasional tentang kontribusi ulama dalam menjaga perdamaian global. Rombongan akademisi Mesir dipimpin oleh Prof. Majdi Ahmad Hamid Thantowi.

Advertisements

Dalam sambutannya, Deputi IV Kementerian Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (Kemenko PMK), Warsito, menekankan bahwa di tengah lanskap dunia yang terus berubah, peran ulama semakin tidak tergantikan.

"Ulama bukan sekadar pewaris misi kenabian (warotsatul anbiya), tetapi juga pemimpin moral dan agen transformasi sosial yang membawa nilai-nilai Islam sebagai rahmatan lil 'alamin— rahmat bagi seluruh alam semesta. 

Peran ini semakin esensial di tengah kompleksitas tantangan global saat ini," tegas Warsito.

Lebih lanjut, Warsito, yang juga mantan Dekan FMIPA Unila, menegaskan bahwa tema seminar ini sangat relevan dengan kebutuhan zaman, yakni memperkuat kapasitas dan peran strategis ulama dalam menjalankan dakwah yang bersifat moderat dengan menolak segala bentuk ekstremisme dan intoleransi; kontekstual dengan kemampuan merespons realitas kehidupan masa kini.

Advertisements

Berorientasi solusi dalam menawarkan jawaban atas berbagai tantangan sosial; serta berpihak pada kemaslahatan publik demi membawa manfaat nyata bagi masyarakat luas.

"Tema seminar ini sangat relevan. Kita perlu memperkuat kapasitas ulama agar dakwah yang disampaikan bersifat moderat, kontekstual, berorientasi solusi, dan berfokus pada kemaslahatan umat.

Inilah wajah Islam yang sesungguhnya — Islam yang memberi jawaban atas tantangan zaman," kata Warsito, yang juga sebagai salah satu Pendiri dan Pembina Yayasan Darul Fattah Lampung.

Dalam kesempatan tersebut, Warsito juga menyinggung komitmen pemerintah dalam penguatan moderasi beragama sebagaimana diamanatkan dalam Peraturan Presiden Nomor 58 Tahun 2023 tentang Penguatan Moderasi Beragama. 

Advertisements

Ia menegaskan bahwa regulasi tersebut menjadi landasan kebijakan nasional dalam mendorong kehidupan beragama yang harmonis, inklusif, dan damai di Indonesia.

Yayasan Darul Fattah Lampung merupakan yayasan yang sangat progresif, membawa pendidikan mulai dari SD sampai perguruan tinggi, hingga KBIUH dengan jumlah keluarga besar jamaah lebih dari 20.000 orang.

Wakil Gubernur Lampung, dalam sambutan pembukaanya mendukung dan mengapresiasi yayasan Darul Fattah.

Pemerintah provinsi komitmen mendukung semua upaya inisiasi kerjasama dengan Mesir, bahkan tidak hanya di bidang pendidikan, namun juga bidang ekonomi, wisata dan lainnya.

Advertisements

Seminar internasional ini diharapkan dapat memperkuat sinergi antara ulama Indonesia dan dunia internasional dalam mempromosikan nilai-nilai perdamaian, toleransi, dan kemanusiaan yang bersumber dari ajaran Al-Qur'an.

Share:
Editor: Dian Saptari
Source:
Advertisements

Baca Juga

Rekomendasi

Advertisements

Berita Populer

  1. #1
  1. #2
  1. #3
  1. #4
  1. #5
Advertisements

Berita Terbaru

Advertisements

Berita Pilihan

Advertisements

Topik Populer

  1. #1
  1. #2
  1. #3
  1. #4
  1. #5
Advertisements

Foto Terbaru

Video Terbaru

Advertisements