Damkarmat Lakukan Evakuasi Cincin Dramatis di RSD A Dadi Tjokrodipo

gambar-user/tos8BSMzgVDyGkgSAXaK3yCEyDOV9SRwQVlB70iB.webp
Melida Rohlita - Kamis, 27 Nov 2025 - 17:09 WIB
Evakuasi cincin titanium oleh Damkarmat Bandar Lampung dari jari korban Wahid warga Bandar Lampung berhasil dilakukan meski secara dramatis di Rumah Sakit Daerah A Dadi Tjokrodipo.
Evakuasi cincin titanium oleh Damkarmat Bandar Lampung dari jari korban Wahid warga Bandar Lampung berhasil dilakukan meski secara dramatis di Rumah Sakit Daerah A Dadi Tjokrodipo. - Foto Ist.

Follow Us:

Google News Radar Lampung Radar Lampung WhatsApp Channel
Advertisements

RADARLAMPUNG.CO.ID-Sebuah penyelamatan dramatis berlangsung di RSD A Dadi Tjokrodipo, Bandar Lampung, Rabu malam, 26 November 2025.

Tim Damkarmat Kota Bandar Lampung harus bekerja cepat mengevakuasi cincin titanium yang tersangkut di jari seorang warga hingga menyebabkan luka dan pembengkakan.

Kepala Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (Damkarmat) Kota Bandar Lampung, Anthony Irawan, membenarkan peristiwa tersebut. Dia mengatakan laporan diterima sekitar pukul 21.49 WIB, dan segera ditindaklanjuti oleh Pleton C Mako Tendean.

“Begitu menerima laporan, tim langsung bergerak menuju RSUD Tjokrodipo. Kondisi korban sudah kesakitan karena cincin yang melekat di jari manis tangan kirinya tidak bisa dilepas dan menimbulkan luka,” katanya, Kamis, 27 November 2025.

Advertisements

Korban diketahui bernama Wahid (35), seorang buruh. Ia melaporkan kejadian setelah upaya melepas cincin dengan cara biasa tidak berhasil, sementara jarinya semakin membengkak bahkan sampai mengeluarkan darah.

Setiba di lokasi, tujuh personel yang diterjunkan menilai kondisi korban dan risiko pemotongan cincin. Evakuasi dilakukan di ruang penanganan medis dengan penerapan standar keselamatan ketat.

“Cincin jenis titanium memang keras dan tidak bisa dipotong dengan alat biasa. Tim menggunakan gerinda khusus serta perlengkapan pendukung seperti sarung tangan latex dan masker,” jelasnya.

Proses penyelamatan dipimpin Redi Efendi (Danru), dimana petugas lainnya harus memastikan panas dari gesekan gerinda tidak mengenai kulit korban.

Advertisements

Proses pemotongan dilakukan perlahan, beberapa kali dihentikan untuk mendinginkan cincin.

Setelah bekerja sekitar 26 menit, tepat pukul 22.15 WIB, cincin tersebut berhasil dilepas, dan akhirnya Korban selamat, dan lukapun ditangani oleh tim medis

Anthony memastikan proses berjalan aman tanpa menyebabkan cedera tambahan. “

Alhamdulillah evakuasi berjalan lancar. Korban langsung mendapat perawatan medis untuk menangani luka dan pembengkakan,” kata dia.

Advertisements

Pihaknya juga mengimbau masyarakat agar segera meminta bantuan petugas jika mengalami kondisi serupa.

“Kalau jari sudah bengkak, jangan memaksa menarik cincin. Itu berbahaya. Hubungi Damkarmat, kami siap membantu kapan pun,” tegasnya.(*)

 

Advertisements

Share:
Editor: Melida Rohlita
Source:
Advertisements

Baca Juga

Rekomendasi

Advertisements

Berita Populer

  1. #1
  1. #2
  1. #3
  1. #4
  1. #5
Advertisements

Berita Terbaru

Advertisements

Berita Pilihan

Advertisements

Topik Populer

  1. #1
  1. #2
  1. #3
  1. #4
  1. #5
Advertisements

Foto Terbaru

Video Terbaru

Advertisements