Gus Ipul Tinjau Sekolah Rakyat Kota Baru, Target Beroperasi Juli 2026

Prima Imansyah Permana - Minggu, 26 Apr 2026 - 16:49 WIB
Menteri Sosial RI, Saifullah Yusuf atau Gus Ipul meninjau proyek pembangunan Sekolah Rakyat di Kota Baru, Lampung Selatan Minggu 26 April 2026.
Menteri Sosial RI, Saifullah Yusuf atau Gus Ipul meninjau proyek pembangunan Sekolah Rakyat di Kota Baru, Lampung Selatan Minggu 26 April 2026. - Foto. Instagram Kementerian Sosial

Follow Us:

Google News Radar Lampung Radar Lampung WhatsApp Channel
Advertisements

LAMPUNG SELATAN- Pembangunan Sekolah Rakyat (SR) di kawasan Kota Baru, Lampung Selatan, terus dikebut. Menteri Sosial RI, Saifullah Yusuf atau Gus Ipul, turun langsung meninjau progres proyek strategis tersebut pada Minggu, 26 April 2026.

Kunjungan kerja ini dilakukan untuk memastikan pengerjaan berjalan sesuai jadwal agar fasilitas pendidikan tersebut siap digunakan pada tahun ajaran baru 2026/2027.

Gus Ipul menegaskan bahwa pembangunan sekolah rakyat yang  berbasis pendidikan gratis bagi masyarakat kurang mampu ini ditargetkan rampung pada Juni 2026.

Dengan begitu, pada Juli 2026, aktivitas pembelajaran sudah bisa dimulai.

Advertisements

“Diharapkan bulan Juli sudah bisa dipakai untuk proses pembelajaran,” ujar Gus Ipul di sela peninjauan.

Saat ini, progres pembangunan fisik Sekolah Rakyat di Kota Baru telah mencapai sekitar 36 persen, sedikit melampaui target rencana awal.

Proyek yang dikerjakan oleh Kementerian Pekerjaan Umum ini menelan anggaran APBN sekitar Rp451,1 miliar. 

Sekolah rakyat berdiri di atas lahan seluas 9,54 hektare yang disiapkan oleh pemerintah daerah.

Advertisements

Dirancang sebagai fasilitas pendidikan terpadu, sekolah ini memiliki kapasitas 1.000 hingga 1.080 siswa, mencakup jenjang SD, SMP, hingga SMA dengan total 36 ruang kelas. 

Fasilitas yang disediakan pun tergolong sangat lengkap, meliputi, Asrama siswa dan masjid, Gedung Serbaguna (GSG) dan Lapangan olahraga serta Infrastruktur pendukung berkonsep ramah lingkungan.

Gus Ipul menjelaskan, Sekolah Rakyat merupakan bagian dari program nasional pembangunan lebih dari 100 sekolah permanen di berbagai daerah sebagai implementasi kebijakan pengentasan kemiskinan ekstrem.

“Sekolah Rakyat ini bukan hanya pendidikan gratis, tetapi juga terintegrasi dengan program pemberdayaan keluarga,” tegasnya.

Advertisements

Siswa yang diterima akan diseleksi melalui sistem penjangkauan berbasis Data Tunggal Sosial Ekonomi Nasional (DTKS). Selain pendidikan gratis, keluarga siswa juga akan mendapatkan program pendukung seperti bantuan rumah layak huni, akses koperasi desa, hingga jaminan kesehatan

Sebelumnya, Wakil Gubernur Lampung Jihan Nurlela juga telah meninjau lokasi pada Jumat, 24 April 2026. Ia memastikan pembangunan berjalan on the track namun mengingatkan agar percepatan tidak mengabaikan kualitas.

“Tidak ada kompromi untuk kualitas. Ini akan digunakan oleh anak-anak, jadi keamanan dan kenyamanan harus menjadi prioritas,” tegas Jihan.

Untuk mengejar target, pihak kontraktor menerapkan sistem kerja tiga shift dengan melibatkan ribuan tenaga kerja.

Advertisements

Kehadiran Sekolah Rakyat di Lampung diharapkan menjadi langkah konkret pemerintah dalam memperluas akses pendidikan sekaligus memutus rantai kemiskinan di wilayah Sumatera bagian selatan (Sumbagsel).

 

Share:
Editor: Anggi Rhaisa
Source:
Advertisements

Baca Juga

Rekomendasi

Advertisements

Berita Populer

  1. #1
  1. #2
  1. #3
  1. #4
  1. #5
Advertisements

Berita Terbaru

Advertisements

Berita Pilihan

Advertisements

Topik Populer

  1. #1
  1. #2
  1. #3
  1. #4
  1. #5
Advertisements

Foto Terbaru

Video Terbaru

Advertisements