RADARLAMPUNG.CO.ID- Pengurus Daerah Ikatan Alumni Institut Teknologi Bandung (IA-ITB) Provinsi Lampung menggelar Malam Silaturahmi bersama Pengurus Pusat IA-ITB dan alumni lintas angkatan yang domisili di Bumi Ruwa Jurai.
Kegiatan yang berpusat di Co-Working Space, Gedung Innovation Center, Kampus A Universitas Bandar Lampung (UBL) ini menjadi momentum penting konsolidasi alumni.
Bukan sekadar temu kangen, forum ini menjadi wadah penguatan jejaring kolaborasi antara IA-ITB, perguruan tinggi, dunia industri, pemerintah, hingga pemangku kepentingan pendidikan tinggi di Lampung.
Pantauan di lokasi, forum hangat ini dihadiri sekitar 60 peserta.
Tampak hadir Ketua Umum Pengurus Pusat IA-ITB Agustin Peranginangin, Ketua Pengurus Daerah IA-ITB Lampung Dr. Riza Muhida, Rektor ITB Prof. Dr. Ir. Tatacipta Dirgantara, M.T., Rektor Itera Prof. Dr. apt. Elfahmi, S.Si., M.Si., Rektor UBL Prof. Dr. Ir. M. Yusuf S. Barusman, M.B.A., serta Wakil Rektor I UBL Prof. Erry Yulian T. Adesta, Ph.D.
Ketua PD IA-ITB Lampung Dr. Riza Muhida mengungkapkan, agenda ini dirancang sebagai ruang untuk memperkuat kolaborasi lintas profesi, lintas angkatan, dan lintas institusi.
“IA-ITB harus menjadi ruang yang hidup bagi para alumni untuk saling terhubung, berbagi pengalaman, dan menghadirkan gagasan yang bermanfaat. Silaturahmi ini langkah untuk memperkuat kontribusi alumni bagi pendidikan, masyarakat, dan pembangunan daerah,” ujar Dr. Riza yang juga menjabat Ketua Prodi Teknik Mesin UBL tersebut.
Menurutnya, alumni ITB di Lampung memiliki potensi besar karena tersebar di berbagai bidang strategis. Mulai dari pendidikan, pemerintahan, industri, teknologi, hingga kewirausahaan.
“Kekuatan alumni terletak pada jejaring dan kolaborasi. Ketika dikelola dengan baik, IA-ITB Lampung dapat menjadi mitra strategis bagi banyak pihak dalam mendorong inovasi dan solusi bagi daerah,” tambahnya.
Apresiasi dari Rektor UBL dan Komitmen Ekosistem Pendidikan
Rektor UBL Prof. Dr. Ir. M. Yusuf S. Barusman, M.B.A., memberikan apresiasi tinggi atas terselenggaranya kegiatan ini.
Menurutnya, kolaborasi antara organisasi alumni dan perguruan tinggi adalah elemen krusial dalam membangun ekosistem pendidikan tinggi yang adaptif dan inovatif.
“Perguruan tinggi tidak bisa berjalan sendiri. Dibutuhkan jejaring yang kuat dengan alumni, dunia industri, pemerintah, dan masyarakat. Kehadiran IA-ITB di Lampung menjadi energi penting,” kata Prof. Yusuf.
Ia menambahkan, sinergi ini diyakini mampu membuka peluang kerja sama yang lebih luas, terutama dalam bidang akademik, penelitian, inovasi, serta pengembangan sumber daya manusia (SDM).
“UBL menyambut baik setiap ruang kolaborasi yang dapat memperkuat pendidikan tinggi di Lampung,” tegasnya.
Tantangan Era Transformasi Teknologi
Senada, Rektor ITB Prof. Dr. Ir. Tatacipta Dirgantara, M.T., menegaskan pentingnya penguatan peran alumni di daerah. Di tengah era transformasi teknologi, tantangan pendidikan tinggi menuntut kolaborasi yang semakin erat.
“Alumni adalah bagian penting dari kekuatan sebuah perguruan tinggi. Di tengah perubahan teknologi dan kebutuhan pembangunan yang kompleks, jejaring alumni harus hadir sebagai mitra strategis yang menjembatani pengetahuan dengan kebutuhan nyata masyarakat,” jelas Prof. Tatacipta.
Ia berharap IA-ITB Lampung terus memperkuat perannya dalam mendukung pengembangan pendidikan tinggi, riset, inovasi, dan pengabdian masyarakat.
“Kolaborasi lintas institusi menjadi kunci agar inovasi yang lahir dari kampus dapat memberi dampak yang lebih luas bagi pembangunan nasional dan daerah,” imbuhnya
Sementara itu, Wakil Rektor IV UBL Dr. Hery Riyanto yang juga merupakan alumni ITB menyambut positif pelaksanaan forum ini.
Menurutnya, dari pertemuan informal yang hangat seperti ini, sering kali muncul gagasan dan peluang kolaborasi yang konkret.
Acara Malam Silaturahmi ditutup dengan sesi foto bersama dan ramah tamah. Melalui kegiatan ini, IA-ITB Provinsi Lampung berharap hubungan antaralumni semakin solid dan sinergi dengan berbagai perguruan tinggi di Lampung terus berkembang produktif.