RADARLAMPUNG.CO.ID - Seorang ibu rumah tangga bernama Beriyana (40) kehilangan sepeda motornya saat hendak berziarah ke makam suaminya di Tempat Pemakaman Umum (TPU) Penengahan Raya, Kedaton, Bandarlampung.
Peristiwa tersebut terjadi pada Jumat (30/1/2026) sekitar pukul 09.00 WIB.
Berdasarkan pemantauan Radarlampung, Beriyana merupakan warga Kelurahan Penengahan Raya, Kecamatan Kedaton.
Saat kejadian, ia baru pulang bekerja dan berniat singgah untuk berziarah karena bertepatan dengan hari Jumat.
“Saya pulang kerja. Pikir saya karena ini hari Jumat, saya mau ziarah ke makam suami saya,” tutur Beriyana saat dikonfirmasi, Sabtu (31/1).
Setibanya di area pemakaman, Beriyana mengaku kesulitan memarkirkan sepeda motornya.
Kondisi jalan menuju area makam disebut licin dan menurun, sehingga ia khawatir terjatuh saat turun dari kendaraan.
Di tengah kebingungannya, seorang pria tak dikenal yang melintas di sekitar makam tiba-tiba menawarkan bantuan untuk memarkirkan motor tersebut.
“Dia nawarin bantuan. Saya kasih motornya karena saya pikir dia mau bantu markirin ke dalam area pemakaman,” lanjutnya.
Namun, niat baik itu rupanya terselubung motif kejahatan. Pria tersebut bukannya memarkirkan motor, melainkan langsung membawa kabur kendaraan milik korban dan tidak kembali lagi.
Beriyana menyebutkan, pelaku memiliki ciri-ciri bertubuh kurus, tinggi, dan mengenakan topi. Ia juga mengaku tidak pernah mengenal ataupun melihat pria tersebut sebelumnya.
Adapun sepeda motor yang dibawa kabur adalah Honda Beat matic warna merah dengan list putih, bernomor polisi BE 3833 TM.
Atas kejadian tersebut, Beriyana kemudian melaporkan peristiwa pencurian itu ke Kepolisian Sektor (Polsek) Kedaton untuk penanganan lebih lanjut.
Kepala Kepolisian Sektor Kedaton, AKP Budi Harto, membenarkan adanya laporan kehilangan sepeda motor tersebut.
Menurutnya, pihak kepolisian telah menerima laporan dari korban dan saat ini tengah melakukan penyelidikan.
“Benar, ada laporan dari warga seorang ibu yang kehilangan motornya saat hendak ziarah ke makam suaminya,” ujar Budi saat dikonfirmasi melalui telepon.
Ia menambahkan, petugas telah mendatangi lokasi kejadian untuk melakukan pemantauan dan mengumpulkan keterangan.
“Tim sudah memantau ke TKP. Saat ini masih dalam penyelidikan lebih lanjut,” pungkasnya.