BANDAR LAMPUNG- Bagi Anda warga Lampung yang berencana melakukan investasi atau mencairkan aset logam mulia, rilis harga emas terbaru akhir pekan ini wajib masuk pantauan Anda.
Setelah sempat bikin panik karena anjlok parah hingga Rp 50.000 per gram menjelang akhir pekan, harga emas batangan PT Antam Tbk pada hari ini, Minggu, 17 Mei 2026, terpantau mulai menahan napas.
Berdasarkan rilis resmi dari Butik Logam Mulia, harga emas Antam hari ini mandek di level Rp 2.769.000 per gram.
Nilai ini tercatat stabil alias tidak bergerak dari posisi perdagangan hari Sabtu (16/5).
Lantas, bagaimana dengan harga buyback atau harga beli kembali oleh pihak Antam?
Bagi yang berniat menjual koleksinya, hari ini emas Antam mematok harga buyback di posisi Rp 2.576.000 per gram
Di sisi lain, pergerakan berbeda justru terjadi di level ritel. Harga emas di Pegadaian (Antam, UBS, dan Galeri 24) terpantau kompak tiarap mengikuti penutupan pasar spot global yang fluktuatif.
Rincian Lengkap Harga Emas Hari Ini (Minggu, 17 Mei 2026)
Sebelum mengambil keputusan ke toko emas atau gerai Pegadaian di Lampung, simak dulu rincian harga pecahan resmi berikut ini:
1. Emas Batangan Antam (Butik Logam Mulia)
0,5 gram: Rp 1.434.500
1 gram: Rp 2.769.000
2 gram: Rp 5.478.000
5 gram: Rp 13.620.000
10 gram: Rp 27.185.000
50 gram: Rp 135.595.000
100 gram: Rp 271.112.000
1.000 gram (1 kg): Rp 2.709.600.000
2. Emas Ritel di Pegadaian (Per Gram)
Antam Pegadaian: Rp 2.866.000 (mengalami penurunan Rp 52.000)
Galeri 24: Rp 2.764.000
UBS: Rp 2.793.000
Bocoran Prediksi Senin 18 Mei 2026: Peluang Emas Kembali 'Monster'?
Apakah prediksi harga emas besok 18 Mei 2026 akan terus merosot?
Analis komoditas justru melihat hal sebaliknya.
Penurunan tajam kemarin dinilai hanya sebagai fase koreksi wajar.
Memasuki pembukaan pasar awal pekan besok, Senin (18/5), emas Antam diproyeksikan punya bahan bakar kuat untuk melakukan rebound (berbalik naik) secara agresif menuju kisaran Rp 2.800.000 hingga Rp 2.890.000 per gram.
Mengapa emas diprediksi bakal kembali menyala? Ini tiga faktor utamanya:
Rupiah Sedang Lesu: Melemahnya nilai tukar Rupiah terhadap Dolar AS di awal pekan justru menjadi angin segar bagi emas domestik.
Kurs yang melemah otomatis mengerek naik harga emas lokal meskipun pasar global sedang terkoreksi.
Sinyal Jenuh Jual (Oversold): Secara teknis, indikator pasar global menunjukkan emas sudah masuk area jenuh jual yang sangat rendah.
Kondisi ini biasanya akan memicu aksi beli massal besok pagi, memicu technical rebound.
Sentimen Global: Ketidakpastian ekonomi dunia tetap menjaga pamor emas sebagai aset penyelamat (safe haven), di mana harga emas dunia terus membayangi rekor tertinggi sepanjang masa.
Catatan Remer: Kenaikan besok bisa saja tertahan jika data inflasi Amerika Serikat yang kuat membuat Dolar AS terlalu perkasa pada pembukaan pasar Senin pagi.
Intip Aturan Pajak Terbaru
Bagi Anda yang ingin bertransaksi emas, pastikan membawa dokumen pendukung.
Sesuai PMK Nomor 34/PMK.10/2017, regulasi pajak tetap berlaku:
Pembelian: Potongan PPh 22 hanya 0,25 persen jika Anda menyertakan NPWP saat transaksi.
Penjualan Kembali (Buyback): Untuk transaksi di atas Rp 10 juta, dikenakan potongan PPh 22 sebesar 1,5 persen (pemilik NPWP) dan 3 persen (non-NPWP).
Jadi, apakah ini momen yang tepat untuk borong emas sebelum harga kembali melesat besok? Keputusan ada di tangan Anda.