RADARLAMPUNG.CO.ID – Kontingen Senam Aerobik Gimnastik Federasi Gimnastik Indonesia (FGI) Provinsi Lampung berhasil menorehkan prestasi membanggakan di kancah nasional.
Dalam Kejuaraan Nasional Marshall Cup yang berlangsung di Sekolah BHK Cibubur, Jakarta, pada 6–8 Desember 2025, Rising Stars FGI Lampung sukses membawa pulang 10 medali dari total 14 atlet yang diturunkan.
Keberhasilan Lampung dalam persaingan ketat tersebut terbagi atas 4 medali emas, 3 perak, dan 3 perunggu.
Medali emas dipersembahkan oleh Fariz Athar Purnomo (Kategori Youth Putra U-12 s.d. 14 tahun) dengan waktu 15.317; Garini, Amanda, dan Najla (Kategori ND Trio) dengan waktu 13.076; Ahmad, Fariz, dan Lintang (Kategori Youth Trio U-12 s.d. 14 tahun) dengan waktu 14.544; serta Nanda Anugrah (Kategori Junior IM U-15 s.d. 17 tahun) dengan waktu 16.333.
Tiga medali perak diraih oleh Farah Rizqia Sesa (Kategori Rising Stars U-6 tahun) dengan waktu 7.667; Garini Adi Nismara (Kategori National Development/ND Putri U-9 s.d. 11 tahun) dengan waktu 13.867; dan Pandu Putra Matareka (Kategori Junior IM U-15 s.d. 17 tahun) dengan waktu 15.017.
Sementara itu, tiga medali perunggu disumbangkan oleh Muhammad Evano Faeyza (Kategori Pre ND U-7 s.d. 8 tahun) dengan waktu 9.600; Ahmad Ukasyah K. (Kategori Youth Putra U-12 s.d. 14 tahun) dengan waktu 14.250; serta tim Arifin, Khodijah, dan Maria (Kategori Youth Trio U-12 s.d. 14 tahun) dengan waktu 10.511.
Pelatih Senam Aerobik Gimnastik FGI Lampung, Hasan Udin, mengungkapkan rasa syukurnya atas hasil maksimal yang diraih anak didiknya.
“Anak-anak semuanya tampil all-out selama perlombaan, jadi semua mengeluarkan kemampuan terbaiknya dan ini merupakan capaian yang luar biasa bagi kita semua,” ujar Hasan, Selasa, 9 Desember 2025.
Meski persaingan sangat ketat, terutama dari DKI Jakarta, Jawa Barat, dan Jawa Tengah, Hasan menilai seluruh atlet telah berjuang maksimal. Ia juga menyebut adanya kekuatan baru dari Kalimantan Utara yang kini serius mengembangkan cabang olahraga ini.
“Menurut kami, semua tampil bagus. Namun persaingan saat ini memang sangat ketat, nilainya tipis-tipis. Kami harus realistis, hasil ini maksimal bagi kami,” jelasnya.
Ia menambahkan, atlet seperti Lintang Anandita Maheswari di kategori Youth Puteri sudah mencapai peringkat ke-4, menandakan kualitas yang tak jauh berbeda dari para peraih medali.
Hasan juga memaparkan rencana jangka panjang FGI Lampung, terutama persiapan menuju ajang yang lebih besar. Fokus saat ini adalah persiapan untuk Pra PON 2027, di mana tiga atlet junior Lampung akan naik level ke kategori senior untuk nomor Individual Man dan Trio.
“Untuk PON 2032, para pesenam putri di bawah level ini akan dipersiapkan untuk naik ke tingkat senior,” tambahnya.
Di akhir, Hasan Udin menyampaikan terima kasih kepada Ketua FGI Lampung, Batin Wulan, atas dukungan dan perhatian penuh yang telah diberikan kepada seluruh atlet FGI Lampung.