RADARLAMPUNG.CO.ID-Ada rasa aman pada gaya yang tak lekang oleh waktu, namun dunia mode justru digerakkan oleh tren yang terus berubah.
Dalam beberapa tahun terakhir, perputaran tren terasa semakin cepat. Tren mikro lahir, mencapai puncak popularitas, lalu menghilang dalam hitungan bulan bahkan membuat pencinta mode paling update sekalipun kewalahan mengikutinya.
Di sinilah peran Pinterest Predicts menjadi sorotan. Laporan tren tahunan ini membaca pola pencarian jutaan pengguna untuk menangkap sinyal awal tren yang benar-benar sedang tumbuh.
Alih-alih mengejar estetika sesaat, prediksi ini memotret rasa penasaran kolektif dan telah terbukti menjadi salah satu indikator paling akurat arah mode dan kecantikan global.
Memasuki 2026, nuansa yang mendominasi terasa kuat pada unsur nostalgia dan escapism.
Dunia fashion dan beauty bergerak menuju sesuatu yang familiar, nyaman, namun tetap fantasi.
Aksesori pun naik kelas, bukan lagi pelengkap, melainkan penentu utama tampilan.
Dari puluhan prediksi lintas kategori, berikut ini 10 tren fashion dan kecantikan yang diperkirakan akan memberi pengaruh terbesar pada gaya berpakaian dan rutinitas kecantikan di tahun 2026.
10 Tren Fashion dan Kecantikan yang Diprediksi Berjaya di 2026
1. Glamoratti
Era minimalisme dan quiet luxury mulai bergeser.
Tahun 2026 membuka jalan bagi kembalinya maksimalisme ala 80-an dengan siluet dramatis dan kesan glamor yang berani.
Pencarian terkait kemewahan dekade tersebut, jaket berkerah tinggi, hingga setelan longgar menunjukkan lonjakan signifikan, terutama di kalangan Gen Z dan Milenial.
Bahu tegas, warna permata yang kaya, serta perhiasan emas mencolok akan kembali menjadi simbol gaya yang penuh percaya diri.
2. Poetcore
Estetika penyair atau poetcore terus naik daun, menghadirkan romantisme intelektual yang lembut dan bernuansa klasik.
Gaya ini memadukan elemen akademis dengan sentuhan artistik, seperti rajutan tebal, blazer berkarakter, tas selempang santai, hingga aksesori kulit tua.
Tampilan ini terasa personal, ekspresif, dan membawa aura dunia lama yang puitis.
3. Bros Kembali Bersinar
Bros kembali menegaskan eksistensinya sebagai aksesori serbaguna yang penuh karakter.
Di tengah meningkatnya minat pada detail yang personal dan bernuansa vintage, bros menjadi cara elegan untuk memberi sentuhan unik pada busana.
Selain berburu koleksi lama warisan keluarga, banyak desainer menghadirkan bros modern dengan desain segar namun tetap timeless.
4. Bertali dan Berenda
Renda kembali hadir bukan sekadar nostalgia, melainkan sebagai simbol kemewahan yang terkonsep.
Setelah sempat identik dengan gaya bohemian, kini renda tampil lebih refined dan artistik, menghiasi kerah, bandana, hingga ikat pinggang.
Inspirasi dari taplak meja renda dan sulaman klasik juga merambah ke dunia kecantikan lewat nail art detail dan riasan lembut yang penuh ornamen.
5. Vampir Romantis
Bangkitnya minat pada estetika gotik modern mendorong tren vampir romantis di 2026.
Gaya ini tampil gelap namun elegan, dengan riasan bibir tebal, mata smoky yang sedikit luntur, serta kuku berwarna hitam atau merah tua.
Nuansanya sensual, sinematik, dan emosional tanpa terkesan berlebihan.
6. Biru Dingin
Jika merah ceri mendominasi sebelumnya, 2026 diprediksi menjadi tahunnya biru bernuansa dingin.
Warna ini muncul pada busana, aksesori, hingga makeup, menciptakan kesan anggun, modern, dan tenang.
Dari mantel berpotongan rapi hingga riasan berkilau es, palet ini menjadi alternatif segar bagi warna netral klasik.
7. Glamor yang Tak Sempurna
Gaya “glitchy glam” merayakan ketidaksempurnaan yang disengaja.
Riasan mata dengan warna kontras, bibir dua warna, hingga manikur tidak serasi menciptakan tampilan yang eksperimental dan berani.
Tren ini menonjolkan ekspresi diri dan menolak standar kecantikan yang terlalu rapi.
8. Kode Khaki
Khaki kini lebih dari sekadar warna, melainkan suasana.
Terinspirasi gaya petualangan dan eksplorasi, tren ini menghadirkan busana fungsional seperti rompi berkantong, celana bermuda, jaket utilitas, hingga kemeja linen bernuansa bumi.
Gaya ini memadukan kesan praktis dengan estetika yang tetap terkurasi.
9. Estetika Opera
Kemewahan klasik kembali meramaikan dunia mode.
Kain dramatis, perhiasan besar, topeng pesta, hingga topi menjadi simbol keinginan untuk tampil maksimal dalam momen spesial.
Tren ini menandai kebangkitan kembali budaya berdandan megah dan penuh teatrikal.
10. Anak Liar (Wilderkind)
Pengaruh alam hadir dengan pendekatan yang lebih lembut dan fantasi.
Motif hewan tampil halus, digantikan corak rusa, serangga, dan siluet yang terinspirasi dunia hutan magis.
Perhiasan berbentuk capung, nail art bertema alam, hingga busana bernuansa dongeng menciptakan tampilan yang ekspresif dan playful.
(*Peserta Magang Kemnaker Batch 1