Bukan Sekadar Pertunjukan, Pentas Seni Mahasiswa PGMI UIN RIL Jadi Ruang Edukasi Budaya

gambar-user/aWRzw68Kp8BZUY5GExol1nPBUQXv2XbN4FphsloW.webp
Lia Nanda Agustina - Selasa, 23 Des 2025 - 23:50 WIB
Mahasiswa PGMI UIN RIL menampilkan pentas seni dan adat budaya Lampung.
Mahasiswa PGMI UIN RIL menampilkan pentas seni dan adat budaya Lampung. - Foto: MK/Lia Nanda Agustina

Follow Us:

Google News Radar Lampung Radar Lampung WhatsApp Channel
Advertisements

RADARLAMPUNG.CO.ID - Di tengah derasnya arus modernisasi, ketertarikan generasi muda terhadap adat dan budaya Lampung kian memudar.

Bahasa daerah, seni tradisi, hingga nilai-nilai kearifan lokal mulai jarang disentuh dalam kehidupan sehari-hari.

Padahal, unsur-unsur tersebut merupakan bagian penting dari identitas masyarakat Lampung yang seharusnya terus dijaga dan diwariskan lintas generasi.

Berangkat dari kegelisahan itu, segenap mahasiswa Program Studi Pendidikan Guru Madrasah Ibtidaiyah (PGMI) UIN Raden Intan Lampung Angkatan 2023 menggelar Pentas Seni dan Adat Budaya Lampung.

Advertisements

Kegiatan ini menjadi ajang pertunjukan seni sekaligus ruang ekspresi kreatif sekaligus upaya menumbuhkan kembali kecintaan generasi muda terhadap budaya daerah.

Ketua Pelaksana kegiatan, Muhammad Rafi Azaria, menegaskan bahwa generasi muda memiliki peran strategis dalam menjaga keberlanjutan budaya Lampung.

Menurutnya, perubahan zaman sering kali membuat anak muda menjauh dari tradisi.

“Melalui pentas seni yang dikemas secara kreatif, kami ingin mengajak generasi muda untuk kembali melestarikan adat dan budaya Lampung, dimulai dari diri sendiri,” ujarnya.

Advertisements

Pandangan serupa disampaikan Duta UIN RIL, Chika Aprilia Lestari. Ia menilai tantangan utama pelestarian budaya terletak pada cara pandang generasi muda yang semakin jauh dari tradisi.

Oleh karena itu, budaya Lampung perlu dikenalkan dengan pendekatan yang dekat dengan kehidupan anak muda.

“Seperti melalui wisata budaya, karya tapis, serta penggunaan bahasa Lampung sebagai ciri khas daerah,” ungkapnya.

Sementara itu, dosen PGMI UIN RIL, Novri Rahman, menekankan pentingnya upaya berkelanjutan dalam mengenalkan budaya Lampung kepada generasi muda.

Advertisements

Ia menilai kegiatan pentas seni mampu menjadi jembatan antargenerasi agar nilai-nilai budaya tetap hidup dan terus diwariskan.

Melalui kolaborasi ini, Novri berharap pentas seni ini tidak berhenti sebagai agenda sesaat.

"Semoga dengan adanya kegiatan ini dapat menjadi langkah awal untuk menjaga dan merawat budaya Lampung agar tetap dikenal, dicintai, dan dibanggakan oleh generasi muda di tengah perubahan zaman," pungkasnya.

*Peserta Magang Kemnaker Batch 1

Advertisements

 

Share:
Editor: Ari Suryanto
Source:
Advertisements

Baca Juga

Rekomendasi

Advertisements

Berita Populer

  1. #1
  1. #2
  1. #3
  1. #4
  1. #5
Advertisements

Berita Terbaru

Advertisements

Berita Pilihan

Advertisements

Topik Populer

  1. #1
  1. #2
  1. #3
  1. #4
  1. #5
Advertisements

Foto Terbaru

Video Terbaru

Advertisements