Cari Mobil Listrik Keluarga? Bandingkan MPV EV dan SUV EV untuk Liburan Natal

gambar-user/vsbaohl95I0rY7S5BRF4IPxfUmd3n0dZuZDBnGyU.webp
M. Nabil Mamnun - Kamis, 25 Des 2025 - 10:22 WIB
Mobil listrik tipe MPV dan SUV sama-sama jadi opsi keluarga, tergantung kebutuhan kursi dan ruang bagasi saat Natal.
Mobil listrik tipe MPV dan SUV sama-sama jadi opsi keluarga, tergantung kebutuhan kursi dan ruang bagasi saat Natal. - instagram.com/@abunrifai/@byd_official_jakarta

Follow Us:

Google News Radar Lampung Radar Lampung WhatsApp Channel
Advertisements

RADARLAMPUNG.CO.ID - Saat momen Natal, mobil keluarga biasanya diuji bukan di jalanan mulus, melainkan ketika harus menampung penumpang lebih banyak, membawa koper, bingkisan, dan tetap nyaman dipakai perjalanan.

Di tengah pilihan mobil listrik yang makin beragam, pertanyaan yang muncul kemudian sederhana: untuk kebutuhan keluarga saat liburan, lebih masuk akal memilih MPV listrik atau SUV listrik?

Jika kebutuhan utamanya adalah kapasitas penumpang, MPV listrik cenderung unggul.

BYD M6 yang dijual di Indonesia hadir dengan konfigurasi 6 atau 7 penumpang.

Advertisements

Dalam informasi resmi BYD Indonesia, model ini juga memiliki klaim jarak tempuh hingga 530 km (NEDC) dan kapasitas baterai hingga 71,8 kWh pada varian tertentu.

Format kabin dan pilihan kursi ini membuat MPV lebih relevan untuk keluarga yang bepergian ramai-ramai saat Natal.

Namun, tidak semua keluarga membutuhkan tujuh kursi.

Untuk keluarga kecil yang tetap mengutamakan ruang kabin dan kenyamanan, pilihan “mobil keluarga” di segmen lima penumpang juga tersedia, salah satunya Wuling Cloud EV.

Advertisements

Di laman resminya, Wuling mencantumkan harga Cloud EV di Indonesia mulai Rp 365 juta (Lite) hingga Rp 404 juta (Pro), menggunakan baterai LFP 50,6 kWh, serta informasi pengisian daya AC 20–100% sekitar 7 jam dan DC fast charging 30–80% sekitar 30 menit.

Data ini memberi gambaran praktis bagi keluarga yang mempertimbangkan pola charging di rumah dan kebutuhan pengisian cepat saat perjalanan.

SUV listrik, di sisi lain, biasanya dipilih keluarga yang jumlah anggotanya tidak terlalu banyak, tetapi ingin posisi duduk lebih tinggi dan fitur perjalanan yang terasa modern.

Hyundai Ioniq 5 misalnya, ditampilkan Hyundai Indonesia sebagai EV berbasis platform E-GMP dan mendukung pengisian 400V dan 800V.

Advertisements

Mobil ini juga memiliki fitur Vehicle-to-Load (V2L) yang memungkinkan kendaraan menjadi sumber listrik untuk perangkat tertentu.

Bagi sebagian keluarga, fitur seperti ini dianggap relevan untuk perjalanan, terutama ketika banyak membawa perangkat elektronik.

Faktor keamanan juga tidak kalah penting untuk mobil keluarga.

Chery, melalui informasi resminya, menegaskan Omoda E5 memiliki titik ISOFIX untuk pemasangan kursi anak, serta menyebut baterainya bersertifikasi IP68.

Advertisements

Detail seperti ISOFIX sering jadi pertimbangan bagi keluarga dengan anak kecil karena memudahkan pemasangan child seat sesuai standar.

Meski begitu, keluarga yang memilih EV untuk liburan tetap perlu memperhatikan bahwa klaim jarak tempuh pabrikan menggunakan standar pengujian tertentu.

Pengujian real-world oleh Australian Automobile Association (AAA) pada sejumlah EV menunjukkan jarak tempuh aktual dapat berada sekitar 5% hingga 23% lebih rendah dari klaim laboratorium pada model yang diuji.

Karena itu, saat liburan dengan penumpang dan barang lebih banyak, perencanaan titik pengisian daya tetap perlu dilakukan secara realistis.

Advertisements

Pada akhirnya, MPV listrik lebih masuk akal untuk keluarga yang butuh 6–7 kursi dan fleksibilitas kabin, seperti yang ditawarkan BYD M6.

Sementara SUV listrik lebih cocok untuk keluarga 4–5 orang yang mengejar posisi berkendara tinggi dan fitur perjalanan modern.

Seperti juga dukungan 800V charging dan V2L pada Hyundai Ioniq 5, atau kemudahan pemasangan kursi anak lewat ISOFIX yang ditonjolkan pada Chery Omoda E5.

*)Peserta Magang Kemnaker Batch 1

Advertisements

 

Share:
Editor: Anggi Rhaisa
Source:
Advertisements

Baca Juga

Rekomendasi

Advertisements

Berita Populer

  1. #1
  1. #2
  1. #3
  1. #4
  1. #5
Advertisements

Berita Terbaru

Advertisements

Berita Pilihan

Advertisements

Topik Populer

  1. #1
  1. #2
  1. #3
  1. #4
  1. #5
Advertisements

Foto Terbaru

Video Terbaru

Advertisements