WAY KANAN – Hujan deras disertai angin kencang kembali melanda Kabupaten Way Kanan.
Kali ini, bencana alam tersebut menerjang Kampung Bengkulu Jaya, Kecamatan Gunung Labuhan, mengakibatkan satu rumah warga rusak berat akibat tertimpa pohon tumbang serta satu orang warga mengalami luka-luka.
Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Way Kanan, Suprianto, mengatakan korban luka bernama Susanti saat ini telah dilarikan ke rumah sakit terdekat untuk mendapatkan perawatan medis.
“Berdasarkan data sementara, satu warga atas nama Susanti mengalami luka akibat rumahnya tertimpa pohon dan kini menjalani perawatan di rumah sakit,” ujar Suprianto,Rabu (14/1)
Usai menerima laporan dari Kepala Kampung setempat, BPBD Way Kanan langsung menurunkan personel ke lokasi kejadian untuk melakukan evakuasi. Proses evakuasi dilakukan bersama anggota Koramil, Polsek Gunung Labuhan, serta dibantu masyarakat sekitar.
Sementara itu, Camat Gunung Labuhan, Syaidan, membenarkan bahwa rumah yang tertimpa pohon merupakan milik warga bernama Zainal.
“Setelah kejadian, saya langsung melaporkan kepada pimpinan daerah dan BPBD Way Kanan. Tim BPBD segera diterjunkan untuk melakukan evakuasi pohon yang menimpa rumah warga serta membantu korban luka menuju rumah sakit,” jelasnya.
Syaidan menambahkan, evakuasi sempat tertunda karena kejadian berlangsung pada malam hari dan kondisi cuaca tidak memungkinkan. Evakuasi baru bisa dilakukan keesokan paginya.
“Evakuasi dilakukan pagi hari dengan bantuan warga sekitar. Saat ini dilakukan pembersihan dan perbaikan sementara pada rumah yang terdampak,” tambahnya.
Hingga kini, pihak kecamatan belum menerima data pasti terkait total kerugian akibat bencana tersebut. Pasalnya, sejumlah permukiman warga di Kecamatan Gunung Labuhan berada di wilayah pelosok dan kawasan perkebunan.
Diketahui, dari 15 kecamatan di Kabupaten Way Kanan, beberapa wilayah memang tergolong rawan bencana alam setiap tahunnya, mulai dari banjir, tanah longsor, hingga angin puting beliung.
Kecamatan Gunung Labuhan sendiri termasuk salah satu wilayah yang rawan terdampak angin kencang dan cuaca ekstrem.