BANDAR LAMPUNG– Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) Lampung mengeluarkan peringatan dini cuaca ekstrem yang berpotensi melanda sejumlah wilayah di Provinsi Lampung pada Senin pagi, 20 April 2026.
Masyarakat Lampung diminta waspada terhadap potensi hujan dengan intensitas sedang hingga lebat yang dapat disertai kilat/petir serta angin kencang.
Berdasarkan data yang dirilis Prakirawan BMKG Lampung pukul 07.35 WIB, kondisi ini diperkirakan mulai terjadi pada pukul 07.50 WIB.
"Potensi hujan lebat disertai angin kencang diprediksi berlangsung hingga pukul 09.30 WIB," tulis keterangan resmi BMKG melalui laman nowcasting.
Adapun wilayah yang menjadi fokus peringatan dini meliputi sejumlah titik di Kabupaten Lampung Timur, Lampung Selatan, hingga Kota Bandar Lampung.
Hujan diprediksi mengguyur wilayah Sukadana, Labuhan Maringgai, Jabung, Melinting, Gunung Pelindung, Pasir Sakti, dan Waway Karya.
Kondisi ini diperkirakan dapat meluas ke:
Lampung Timur: Taman Nasional Way Kambas, Sekampung, Batanghari, Way Jepara, Metro Kibang, Marga Tiga, Sekampung Udik, Bumi Agung, Bandar Sribhawono, Mataram Baru, Labuhan Ratu, Braja Selebah, dan Marga Sekampung.
Perluasan ke Lampung Selatan dan Bandar Lampung
Selain Lampung Timur, wilayah Kabupaten Lampung Selatan dan Kota Bandar Lampung juga masuk dalam radar perluasan cuaca ekstrem pagi ini.
Lampung Selatan: Natar, Tanjung Bintang, Katibung, Palas, Jati Agung, Sragi, Candipuro, Merbau Mataram, Tanjung Sari, Way Sulan, hingga Way Panji.
Bandar Lampung: Wilayah Tanjungkarang Barat, Telukbetung Utara, Kemiling, Langkapura, dan sekitarnya.
Masyarakat yang beraktivitas di luar ruangan diimbau untuk berhati-hati terhadap dampak cuaca buruk, seperti jalanan yang licin, berkurangnya jarak pandang, hingga potensi pohon tumbang akibat angin kencang.
Tetap pantau informasi cuaca terkini melalui kanal resmi BMKG untuk mengantisipasi perubahan kondisi cuaca ekstrem secara tiba-tiba.