RADARLAMPUNG.CO.ID - Stretch mark adalah bekas luka pada kulit yang muncul akibat peregangan atau penyusutan kulit secara drastis.
Kondisi ini umum terjadi dan dapat dialami oleh siapa saja, baik perempuan maupun laki-laki. Stretch mark sering kali menimbulkan rasa tidak percaya diri, terutama jika muncul di area tubuh yang mudah terlihat.
Mengutip dari laman Direktorat Jenderal Kesehatan Lanjutan Kementerian Kesehatan, stretch mark terjadi ketika kulit mengalami tarikan berlebih, sehingga elastisitas kulit melewati batasnya.
Akibatnya, terbentuklah garis-garis atau bekas luka yang bersifat permanen.
Penyebab stretch mark sangat beragam, namun yang paling umum adalah kehamilan dan kenaikan berat badan secara drastis.
Stretch mark biasanya muncul di area tubuh yang memiliki banyak lemak, seperti perut, paha, dan lengan.
Terdapat dua jenis stretch mark, yakni striae rubra, dan striae alba. Striae rubra adalah stretch mark tahap awal yang ditandai dengan warna pink atau kemerahan. Pada tahap ini, stretch mark masih relatif lebih mudah untuk dipudarkan.
Sementara, striae alba merupakan stretch mark yang sudah lama, biasanya berwarna putih atau lebih pucat. Pada tahap ini, stretch mark lebih sulit ditangani dan hasil perawatannya tidak seefektif saat masih di tahap awal.
Cara Memudarkan Stretch Mark
Perlu diketahui bahwa stretch mark tidak bisa dihilangkan sepenuhnya karena sifatnya permanen. Namun, tampilannya masih bisa dipudarkan atau disamarkan.
Stretch mark yang masih berupa striae rubra bisa dipudarkan dengan penggunaan krim yang mengandung hyaluronic acid dan tretinoin.
Sedangkan untuk stretch mark yang sudah lama atau striae alba, penanganannya adalah dengan melakukan laser.
Meskipun hasilnya tidak seefektif jika dilakukan sejak tahap awal laser dapat membantu menyamarkan stretch mark.
Selain itu, treatment di klinik juga bisa dilakukan, seperti mikrodesmabrasi, PRP, atau peeling.
Cara Mencegah Stretch Mark
Meskipun stretch mark tidak selalu bisa dicegah sepenuhnya, perawatan yang tepat dapat membantu mengurangi risiko kemunculannya, terutama saat tubuh mengalami perubahan ukuran yang cepat seperti kenaikan berat badan atau kehamilan.
Saat terjadi kenaikan berat badan, kulit akan meregang lebih cepat dan bisa kehilangan elastisitasnya.
Gunakan body oil atau oil khusus stretch mark berfungsi untuk menjaga kelembapan kulit dan membantu meningkatkan elastisitasnya.
Kulit yang lembap dan elastis lebih mampu menahan tarikan, sehingga risiko terbentuknya stretch mark bisa berkurang.
Oleskan oil secara merata pada area yang rentan seperti perut, paha, lengan, dan pinggul, minimal dua kali sehari agar hasilnya lebih optimal.
Kemudian, saat kulit meregang, rasa gatal sering kali muncul. Menggaruk kulit dapat memperparah iritasi dan meningkatkan risiko kerusakan jaringan kulit.
Sebaiknya, saat kulit terasa gatal, segera aplikasikan oil atau pelembap untuk menenangkan kulit dan mengurangi rasa tidak nyaman tanpa melukai permukaan kulit.
*)Peserta Magang Kemnaker Batch 1