Takut Kolesterol Naik Saat Bulan Ramadan? Ini Tips Pencegahannya

gambar-user/mRvGLMtwO8M8YpVJMRyfoioQcU4vOXo4QdRhyiM0.jpg
⁠Yasmin Faicha - Selasa, 03 Mar 2026 - 12:05 WIB
Ilustrasi Mengukur Kolesterol.
Ilustrasi Mengukur Kolesterol. - Foto: Pixabay/hamiltonpaviana

Follow Us:

Google News Radar Lampung Radar Lampung WhatsApp Channel
Advertisements

RADARLAMPUNG.CO.ID - Bulan Ramadan adalah momen istimewa bagi umat Muslim untuk meningkatkan kualitas ibadah sekaligus memperbaiki pola hidup.

Di sisi lain, perubahan jadwal makan dan kebiasaan berbuka sering kali membuat pola konsumsi menjadi kurang terkontrol. Tanpa disadari, kadar kolesterol bisa meningkat selama bulan puasa.

Kebiasaan mengonsumsi gorengan saat berbuka, makanan bersantan, daging berlemak, serta minimnya asupan serat menjadi faktor utama yang memicu kenaikan kolesterol.

Jika kondisi ini berlangsung terus-menerus selama sebulan penuh, risiko gangguan kesehatan seperti penyakit jantung dan pembuluh darah bisa meningkat.

Advertisements

Agar ibadah tetap lancar dan kesehatan terjaga, berikut ini cara mencegah kolesterol naik saat Ramadan.

1. Hindari Terlalu Banyak Makanan Tinggi Lemak

Setelah seharian berpuasa, tubuh memang membutuhkan energi. Mengonsumsi makanan tinggi lemak secara berlebihan justru dapat membebani sistem pencernaan dan meningkatkan kadar kolesterol jahat (LDL).

Makanan yang perlu dibatasi antara lain, gorengan seperti bakwan, risol, tahu isi, dan lainnya, makanan bersantan, daging berlemak dan kulit ayam, serta makanan cepat saji dan makanan olahan.

Lemak jenuh dan lemak trans dalam makanan tersebut dapat meningkatkan kadar kolesterol dalam darah jika dikonsumsi berlebihan.

Advertisements

Sebagai alternatif, pilih metode memasak yang lebih sehat seperti merebus, mengukus, memanggang, dan menumis dengan sedikit minyak sehat (seperti minyak zaitun).

Selain itu, atur porsi makan dengan bijak. Hindari kebiasaan “balas dendam” saat berbuka. Mulailah dengan air putih dan kurma secukupnya, kemudian lanjutkan dengan makanan utama dalam porsi wajar.

2. Perbanyak Konsumsi Makanan Tinggi Serat

Serat memiliki peran penting dalam membantu menurunkan kadar kolesterol. Serat larut dapat mengikat kolesterol dalam saluran pencernaan dan membantu mengeluarkannya dari tubuh sebelum diserap ke dalam aliran darah.

Sumber serat yang baik antara lain, sayuran hijau (bayam, brokoli, kangkung), buah-buahan (apel, pir, pepaya, jeruk), beras merah, dan sebagainya.

Advertisements

Mengonsumsi serat saat sahur juga membantu memberikan rasa kenyang lebih lama, sehingga tidak mudah lapar selama berpuasa.

3. Konsumsi Makanan dengan Gizi Seimbang

Pola makan seimbang adalah kunci menjaga kesehatan selama Ramadan. Tubuh tetap membutuhkan karbohidrat, protein, lemak sehat, vitamin, dan mineral dalam proporsi yang tepat.

Mengatur jadwal makan juga penting. Jangan melewatkan sahur karena dapat memicu makan berlebihan saat berbuka.

Pastikan asupan cairan cukup dengan minum air putih secara bertahap dari berbuka hingga sahur.

Advertisements

Dengan menerapkan pola makan bergizi seimbang, tubuh akan tetap bertenaga selama berpuasa tanpa harus meningkatkan risiko kolesterol.

*)Peserta Magang Kemnaker Batch 1

 

Advertisements

Share:
Editor: Ari Suryanto
Source:
Advertisements

Baca Juga

Rekomendasi

Advertisements

Berita Populer

  1. #1
  1. #2
  1. #3
  1. #4
  1. #5
Advertisements

Berita Terbaru

Advertisements

Berita Pilihan

Advertisements

Topik Populer

  1. #1
  1. #2
  1. #3
  1. #4
  1. #5
Advertisements

Foto Terbaru

Video Terbaru

Advertisements