RADARLAMPUNG.CO.ID - Batuk pilek merupakan kondisi yang umumnya disebabkan oleh infeksi virus maupun bakteri yang menyerang hidung dan tenggorokan.
Penyakit ini biasanya ditandai dengan beberapa gejala seperti hidung berair, batuk, hidung tersumbat, hingga sakit kepala.
Namun pada sebagian orang, batuk pilek juga dapat menimbulkan rasa sakit pada telinga. Rasa nyeri ini biasanya muncul dalam bentuk tekanan atau sensasi penuh di dalam telinga, yang bisa dirasakan selama mengalami pilek ataupun setelahnya.
Mengutip penjelasan dari Charleston ENT & Allergy, kondisi seperti pilek, alergi, dan infeksi saluran pernapasan bagian atas dapat menyebabkan telinga terasa tersumbat, disertai rasa tidak nyaman dan tekanan.
Hal tersebut terjadi karena telinga, hidung, dan tenggorokan memiliki hubungan yang saling terhubung di dalam tubuh.
Ketika seseorang mengalami pilek, flu, alergi, atau infeksi saluran pernapasan, saluran ini bisa mengalami gangguan.
Peradangan serta produksi lendir yang meningkat dapat menyumbat saluran Eustachius. Akibatnya, cairan dapat menumpuk di telinga tengah sehingga menimbulkan sensasi tersumbat, tekanan, hingga rasa sakit pada telinga.
Tidak semua orang mengalami gejala yang sama. Beberapa individu cenderung lebih mudah merasakan ketidaknyamanan pada telinga saat sakit karena bentuk dan ukuran saluran Eustachius setiap orang berbeda.
Saluran yang lebih sempit atau posisinya lebih datar cenderung lebih mudah tersumbat.
Hal inilah yang juga menjadi salah satu alasan mengapa anak-anak lebih sering mengalami infeksi telinga dibandingkan orang dewasa, karena saluran Eustachius pada anak masih berkembang.
Selain itu, ada juga orang yang memiliki jaringan lendir lebih banyak di sekitar saluran tersebut sehingga lebih rentan mengalami peradangan ketika terserang penyakit.
Cara Meredakan Nyeri Telinga Saat Batuk Pilek
Pada umumnya, sakit telinga yang muncul akibat batuk pilek dapat membaik dengan sendirinya seiring proses penyembuhan.
Meski demikian, ada beberapa cara yang bisa dilakukan untuk membantu mengurangi rasa tidak nyaman.
Salah satunya adalah menggunakan kompres hangat atau dingin pada telinga yang terasa sakit.
Kompres dapat membantu meredakan nyeri maupun pembengkakan. Pastikan kompres dibungkus dengan kain atau handuk agar kulit tidak langsung terkena suhu ekstrem.
Mengatur posisi tidur juga dapat membantu mengurangi tekanan pada telinga.
Jika hanya satu telinga yang terasa sakit, disarankan tidur dengan posisi miring ke sisi telinga yang tidak sakit. Menggunakan bantal tambahan untuk sedikit meninggikan posisi kepala juga dapat membantu mengurangi tekanan di area telinga.
Menjaga tubuh tetap terhidrasi juga sangat penting. Mengonsumsi cukup air putih dapat membantu mengencerkan lendir di saluran pernapasan sehingga lebih mudah dikeluarkan.
Terakhir, istirahat yang cukup sangat dibutuhkan agar tubuh dapat melawan infeksi penyebab batuk pilek secara alami dan mencegah terjadinya infeksi lanjutan selama proses pemulihan.
*(Peserta Magang Kemnaker Batch 1