RADARLAMPUNG.CO.ID - Dampak musim kemarau mulai dirasakan masyarakat di Desa Muara Mas Kecamatan Mesuji Timur.
Menyikapi kondisi tersebut, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) mulai mendistribusikan air bersih ke daerah-daerah terdampak kekeringan.
Plt Kepala Pelaksana BPBD Mesuji Angga Pramudita menyampaikan bahwa distribusi air bersih dilakukan sebagai upaya pemenuhan kebutuhan dasar masyarakat yang mengalami kesulitan mendapatkan air memasuki musim Kemarau.
“Sejumlah wilayah sudah mengalami penurunan debit air bahkan kekeringan. Kami telah menyalurkan bantuan air bersih secara bertahap titik-titik terdampak salah satunya ke Desa Muara mas Kecamatan Mesuji Timur” ujarnya.
BPBD mengerahkan armada tangki air untuk menjangkau desa-desa yang mengalami krisis air bersih dengan kapasitas 2000 liter per tangki.
Masyarakat diimbau untuk menggunakan air secara hemat serta menjaga sumber air yang masih tersedia.
Angga mengaku pihaknya akan terus memantau perkembangan kondisi di lapangan dan siap menambah distribusi jika kebutuhan meningkat.
Pemerintah daerah juga mengajak seluruh elemen masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap dampak kemarau serta bersama-sama menjaga lingkungan untuk mengantisipasi kebakaran hutan dan lahan (Karhutla).
Selain itu Pemkab Mesuji juga menyampaikan apresiasi kepada Pemerintah Provinsi Lampung atas dukungan dalam menghadapi penanganan musim kemarau melalui peminjaman mobil Reverse Osmosis (RO) dan mesin RO portabel.
Bantuan tersebut dinilai sangat membantu dalam memenuhi kebutuhan air bersih masyarakat, khususnya di wilayah yang terdampak kekeringan akibat musim kemarau.
Dengan teknologi RO, air yang sebelumnya tidak layak menjadi layak digunakan oleh warga namun tidak untuk di konsumsi.