RADARLAMPUNG.CO.ID - Program Studi Magister Terapan Ketahanan Pangan (MTKP) Politeknik Negeri Lampung (Polinela) resmi memperoleh akreditasi 'Baik Sekali' dari BAN-PT.
Berdasarkan Surat Keputusan BAN-PT Nomor 8258/SK/BAN-PT/Ak/MTr/XI/2025, MTKP Polinela resmi memperoleh akreditasi tersebut.
Capaian ini menjadi tonggak penting bagi Polinela dalam memperkuat posisi sebagai lembaga pendidikan vokasi terapan yang mencetak sumber daya manusia unggul di bidang ketahanan pangan.
Ketua Pengelola Program Studi MTKP, Dr. Irmayani Noer, menyampaikan apresiasi mendalam atas kerja keras seluruh pihak yang berkontribusi pada pencapaian ini.
“Kami mengucapkan terima kasih kepada tim task force, jajaran direksi Polinela, dosen, alumni, mitra industri, dan mahasiswa MTKP yang bekerja dengan dedikasi tinggi,” ujarnya.
“Akreditasi Baik Sekali ini merupakan hasil kerja kolektif dan menjadi penyemangat untuk terus meningkatkan kualitas layanan akademik maupun profesional,” tambah Dr. Irmayani.
Ia menegaskan bahwa capaian ini bukan akhir, melainkan awal dari komitmen baru memperkuat peran MTKP dalam pembangunan ketahanan pangan Indonesia.
“Ke depan, MTKP berkomitmen meningkatkan mutu pendidikan, memperluas jejaring kolaborasi, dan memperkuat riset terapan yang relevan dengan isu strategis pangan nasional,” katanya.
“Kami ingin memastikan lulusan MTKP mampu memberikan kontribusi nyata dalam membangun sistem pangan yang tangguh, berkelanjutan, dan inklusif,” tambahnya.
Dengan akreditasi 'Baik Sekali', MTKP Polinela semakin memperkuat kepercayaan publik dan daya saing sebagai program magister terapan berorientasi solusi.
Capaian ini menjadi momentum mempercepat inovasi pembelajaran, penguatan laboratorium dan teaching factory pangan, serta peningkatan partisipasi aktif mahasiswa dalam penelitian terapan dan pengabdian masyarakat.
Keberhasilan ini semakin memperkokoh kontribusi institusi dalam mewujudkan ketahanan pangan nasional.
Selain itu, capaian ini mendukung peningkatan kualitas SDM dan pembangunan sistem pangan adaptif terhadap tantangan masa depan.
Proses asesmen dilakukan oleh dua asesor BAN-PT berpengalaman, yakni Prof. Dr. Ir. Dedik Budianta, M.S. (Universitas Sriwijaya) dan Prof. Dr. Ir. Feri Kusnandar, M.Sc. (Institut Pertanian Bogor).
Penilaian mencakup standar mutu akademik, tata kelola, capaian pembelajaran, relevansi kurikulum, kolaborasi industri, dan kontribusi terhadap pembangunan pangan nasional.