RADARLAMPUNG.CO.ID – Sektor peternakan menjadi salah satu perhatian serius Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Tulang Bawang pada Rabu, 10 Desember 2025.
Salah satu langkah pemerintah daerah dalam mengembangkan dan memperkuat sektor peternakan sebagai sektor strategis adalah dengan memanfaatkan teknologi.
Untuk merealisasikan upaya tersebut, Bupati Tulang Bawang Qudrotul Ikhwan meninjau hewan ternak yang telah menjalani proses Inseminasi Buatan (IB) di Kampung Panca Karsa Purna Jaya, Kecamatan Banjar Baru.
Peninjauan ini dilakukan untuk memastikan pelaksanaan IB berjalan sesuai standar teknis, sekaligus memantau perkembangan kesehatan dan reproduksi ternak hasil program tersebut.
Bupati mengungkapkan bahwa pelaksanaan IB yang terukur dan berkualitas menjadi salah satu pilar penting dalam meningkatkan produktivitas dan populasi ternak di Tulang Bawang.
Qudrotul Ikhwan menegaskan bahwa sektor peternakan merupakan sektor strategis yang terus diperkuat oleh Pemkab Tulang Bawang.
“Pengembangan peternakan berbasis teknologi, terutama melalui inseminasi buatan, terbukti memberikan dampak signifikan dalam menghasilkan bibit unggul, meningkatkan populasi ternak, serta memperkuat ketahanan pangan daerah,” ungkap Bupati.
Ia menyampaikan bahwa berdasarkan data 2024, populasi ternak di Kabupaten Tulang Bawang mencapai 157.680 ekor. Menurutnya, angka tersebut mencerminkan potensi besar bagi pengembangan peternakan daerah.
Oleh karena itu, sinergi antara pemerintah, tenaga veteriner, inseminator, dan para peternak menjadi kunci peningkatan populasi serta tercapainya kemandirian pangan hewani.
Bupati berharap kepengurusan Paramedik Veteriner dan Inseminator (Pravetindo) di Kabupaten Tulang Bawang dapat semakin memperkuat pelayanan kesehatan hewan, pembinaan teknis, dan kompetensi inseminator. Dengan demikian, implementasi inseminasi buatan diharapkan semakin efektif dan memberikan dampak nyata bagi para peternak.
Bupati Qudrotul Ikhwan juga memberikan apresiasi kepada para dokter hewan, paramedik veteriner, dan inseminator Tulang Bawang yang telah bekerja optimal.