MESUJI – Destinasi wisata Taman Keanekaragaman Hayati (Kehati) milik Pemerintah Kabupaten Mesuji dipadati pengunjung selama momen libur Natal dan Tahun Baru (Nataru).
Sejak pagi hari, kawasan wisata taman kehati mesuji tersebut ramai dikunjungi wisatawan dari berbagai daerah.
Salah seorang pengunjung asal Kabupaten Lampung Timur, Dian (26), mengatakan dirinya bersama keluarga mengunjungi Taman Kehati karena sedang berlibur ke rumah orang tuanya di Mesuji.
Menurutnya, lokasi taman yang dekat dari rumah orang tua menjadi alasan utama berkunjung.
“Ya, saya bersama anak berenang dan bermain air karena lokasinya dekat dari rumah orang tua,” ujarnya.
Dian menambahkan, berenang dan bermain air di Taman Kehati sangat menyenangkan karena airnya jernih dan segar.
Selain itu, pengunjung juga dapat melihat berbagai satwa seperti kuda, buaya, rusa, dan hewan lainnya.
Antusiasme pengunjung juga dirasakan oleh Dama (12). Ia mengaku sudah beberapa kali mengajak orang tuanya datang ke Taman Kehati untuk berenang.
“Saya senang ke sini, berenang. Makanya saya sering ke sini,” katanya.
Sementara itu, Kepala Bidang Pariwisata Dinas Pemuda, Olahraga, dan Pariwisata (Disporapar) Kabupaten Mesuji, Afandi, mengatakan jumlah pengunjung Taman Kehati selama libur Nataru tergolong padat.
Ia merinci, pada libur pertama tanggal 24 Desember 2025 jumlah pengunjung mencapai 405 orang, kemudian meningkat pada 25 Desember menjadi 639 pengunjung.
Pada 26 Desember jumlah pengunjung menurun menjadi 295 orang, lalu kembali meningkat pada 27 Desember sebanyak 758 pengunjung.
Selanjutnya, pada 28 Desember 2025 jumlah pengunjung melonjak hingga 1.460 orang. Pada 30 Desember tercatat 966 pengunjung, 31 Desember sebanyak 1.047 pengunjung, dan pada 1 Januari 2026 mencapai puncaknya dengan total 5.724 pengunjung.
Afandi menegaskan, petugas di lapangan telah bekerja sesuai dengan tugas pokok dan fungsinya untuk memberikan pelayanan terbaik kepada pengunjung.
“Kami berupaya maksimal agar pengunjung merasa nyaman dan tidak terjadi hal-hal yang tidak diinginkan,” pungkasnya.