RADARLAMPUNG.CO.ID - Mendaki gunung kini tak lagi sekadar aktivitas ekstrem.
Bagi banyak orang, kegiatan ini sudah menjadi gaya hidup yang menawarkan tantangan seru sekaligus kesempatan menikmati alam secara langsung.
Namun, tidak semua gunung cocok untuk mereka yang baru pertama kali mencoba pendakian.
Perbedaan ketinggian, karakter jalur, hingga tingkat kesulitan medan membuat pemula perlu lebih selektif dalam menentukan tujuan.
Memilih gunung dengan trek yang bersahabat akan membantu pengalaman mendaki terasa lebih aman, nyaman, dan tentu saja menyenangkan.
Berikut ini tujuh gunung di Indonesia yang dikenal ramah bagi pendaki pemula.
1. Gunung Gede–Pangrango
Terletak di wilayah Bogor, Cianjur, dan Sukabumi, Gunung Gede Pangrango menawarkan jalur pendakian yang relatif mudah dengan pemandangan alam yang memikat.
Ketersediaan sumber air yang cukup juga menjadi nilai plus bagi pendaki.
Meski demikian, gunung setinggi hampir 3.000 mdpl ini tetap menuntut persiapan fisik dan perlengkapan yang matang.
Salah satu daya tarik utamanya adalah hamparan edelweis di Alun-alun Surya Kencana serta Lembah Mandalawangi yang selalu jadi favorit pendaki.
2. Gunung Andong
Berlokasi di Kabupaten Magelang, Jawa Tengah, Gunung Andong menjadi pilihan populer bagi pendaki pemula.
Dengan ketinggian sekitar 1.726 mdpl, gunung ini terkenal berkat panorama matahari terbit yang memukau.
Jalurnya didominasi tanjakan ringan dengan rambu penunjuk arah yang jelas, sehingga cocok bagi mereka yang baru belajar membaca jalur pendakian.
3. Gunung Ijen
Gunung Ijen berada di perbatasan Banyuwangi dan Bondowoso, Jawa Timur.
Gunung ini memiliki jalur yang relatif landai dan mudah dilalui, menjadikannya favorit bagi pendaki pemula.
Keunikan utama Gunung Ijen terletak pada danau kawah berwarna biru kehijauan serta fenomena api biru yang bisa dinikmati pada waktu tertentu di dini hari.
4. Gunung Batur
Berada di kawasan Kintamani, Bali, Gunung Batur dikenal sebagai gunung berapi aktif yang ramah untuk pendakian pemula.
Dengan ketinggian sekitar 1.717 mdpl, waktu tempuh menuju puncak tergolong singkat.
Pendaki akan dimanjakan dengan pemandangan kaldera, Danau Batur, dan panorama matahari terbit yang mempesona. Jalur Toya Bungkah menjadi rute favorit karena aksesnya yang relatif mudah.
5. Gunung Prau
Gunung Prau terletak di kawasan Dataran Tinggi Dieng dan berada di perbatasan beberapa kabupaten di Jawa Tengah.
Dengan ketinggian sekitar 2.565 mdpl, gunung ini menawarkan trek yang cukup bersahabat serta panorama alam yang luar biasa, terutama saat matahari terbit.
6. Gunung Pakuwaja
Masih di kawasan Dieng, Gunung Pakuwaja sering dipilih sebagai alternatif selain Gunung Prau.
Berada di ketinggian sekitar 2.421 mdpl, gunung ini menyuguhkan pemandangan perbukitan hijau serta lanskap gunung-gunung besar di sekitarnya seperti Sindoro, Slamet, Merapi, dan Merbabu.
Medannya relatif aman bagi pemula yang ingin merasakan sensasi mendaki tanpa harus menghadapi jalur ekstrem.
7. Gunung Nglanggeran
Gunung Nglanggeran di Gunungkidul, Yogyakarta, menjadi salah satu destinasi paling ramah untuk pendaki pemula.
Dengan ketinggian sekitar 700 mdpl, gunung ini menawarkan jalur pendek dan mudah diakses.
Selain panorama alam, kawasan ini juga dikenal sebagai destinasi ekowisata.
Terdapat dua puncak utama, namun sebagian besar pendaki memilih bermalam di puncak barat karena aksesnya lebih sederhana.
Sementara puncak timur menjadi lokasi favorit untuk menikmati matahari terbit.
(*Peserta Magang Kemnaker Batch 1