Membuka Jalan Prestasi, SLB Dharma Bhakti Bandar Lampung Fokus Asah Potensi Khusus Siswa

gambar-user/aWRzw68Kp8BZUY5GExol1nPBUQXv2XbN4FphsloW.webp
Lia Nanda Agustina - Rabu, 04 Feb 2026 - 17:35 WIB
Siswa Siswi SLB Dharma Bhakti Berprestasi.
Siswa Siswi SLB Dharma Bhakti Berprestasi. - Foto.Lia Nanda Agustina

Follow Us:

Google News Radar Lampung Radar Lampung WhatsApp Channel
Advertisements

BANDAR LAMPUNG – Pendidikan bagi anak berkebutuhan khusus bukan sekadar tentang pembelajaran di dalam kelas, melainkan tentang menemukan "cahaya" unik dalam diri setiap siswa. Prinsip inilah yang dipegang teguh oleh SLB Dharma Bhakti Bandar Lampung dalam mendampingi putra-putrinya meraih mimpi melalui pengembangan bakat dan minat yang terukur.

Berkat dedikasi para pendidik dan dukungan penuh orang tua, sekolah ini telah membuktikan bahwa keterbatasan fisik maupun mental tidak menjadi penghalang untuk mengukir prestasi.

Dalam tiga tahun terakhir, sebanyak 21 siswa telah berhasil mengharumkan nama sekolah di kancah nasional melalui berbagai bidang nonakademik.

Pola Pembinaan yang Terencana dan Humanis

Advertisements

Zaineta Praninda, selaku Wakil Kepala Kurikulum SMP SLB Dharma Bhakti, menjelaskan bahwa sekolah menerapkan pola pembinaan yang sangat sistematis namun tetap fleksibel mengikuti kondisi siswa.

Setiap pekannya, fokus kegiatan dibagi secara bergantian untuk memetakan potensi anak:

Pekan Pertama Dan Kedua: Eksplorasi bidang kesenian.

Pekan Ketiga: Pengembangan bidang olahraga.

Advertisements

Pekan Keempat: Pembentukan karakter melalui kegiatan Pramuka.

"Kami melakukan seleksi dan observasi secara perlahan. Kuncinya adalah kesabaran ekstra. Karena setiap anak memiliki ritme belajar yang berbeda, kami sering kali harus mengulang materi dengan penuh kasih sayang hingga mereka benar-benar paham," ungkap Zaineta.

Sinergi Sekolah dan Orang Tua: Kunci Keberhasilan

Sekolah menyadari bahwa peran orang tua adalah fondasi utama. Dialog aktif terus dibangun untuk menyelaraskan minat siswa di sekolah dengan dukungan di rumah.

Advertisements

Kolaborasi ini memastikan bahwa bakat yang dipilih siswa—seperti melukis atau MTQ—mendapatkan restu dan dukungan moral yang kuat dari keluarga.

Senada dengan hal tersebut, Ibu Annisa Riska Kirana, guru SD di SLB Dharma Bhakti, memaparkan bahwa persiapan prestasi telah dimulai sejak dini.

 Di jenjang SD, fokus utama masih tertuju pada kemandirian dasar.

Setelah siswa dinilai mandiri, barulah saat memasuki jenjang SMP mereka diarahkan pada bidang vokasi yang lebih spesifik.

Advertisements

Menuju Kemandirian Melalui Vokasi

Memasuki kelas VII, siswa diberikan kebebasan untuk memilih cabang vokasi yang mereka minati.

 Untuk menjaga kualitas bimbingan, setiap bidang didampingi oleh minimal tiga orang guru.

Jadwal latihan intensif pun dilakukan setiap Senin hingga Kamis, selepas jam pelajaran umum.

Advertisements

Salah satu pencapaian membanggakan adalah keberhasilan siswa SLB Dharma Bhakti mewakili Provinsi Lampung dalam ajang MTQ tingkat nasional.

Strategi menggabungkan siswa SMP dan SMA dalam satu sesi latihan juga terbukti efektif dalam membangun komunikasi dan rasa percaya diri di antara mereka.

Melalui pendekatan yang lembut dan bimbingan yang tak kenal lelah, SLB Dharma Bhakti tidak hanya mencetak juara.

Tetapi juga, membangun kemandirian bagi masa depan siswa-siswinya agar mereka mampu berkarya dan berdaya di tengah masyarakat.

Advertisements

 

Share:
Editor: Anggi Rhaisa
Source:
Advertisements

Baca Juga

Rekomendasi

Advertisements

Berita Populer

  1. #1
  1. #2
  1. #3
  1. #4
  1. #5
Advertisements

Berita Terbaru

Advertisements

Berita Pilihan

Advertisements

Topik Populer

  1. #1
  1. #2
  1. #3
  1. #4
  1. #5
Advertisements

Foto Terbaru

Video Terbaru

Advertisements