PRINGSEWU– Bupati Pringsewu Riyanto Pamungkas menekankan pentingnya inovasi dalam memajukan dunia pendidikan.
Meski dihadapkan pada keterbatasan anggaran, kualitas pendidikan anak usia dini (PAUD) harus tetap menjadi prioritas utama.
Hal ini disampaikan Bupati Riyanto saat menghadiri agenda penguatan Program Holistik Integratif yang diikuti oleh ratusan tenaga pendidik dan kependidikan PAUD se-Kabupaten Pringsewu di Hotel Regency, Gadingrejo.
Dalam arahannya, Riyanto mengajak seluruh pemangku kepentingan untuk membangun gerakan bersama dalam membina 254 PAUD, baik formal maupun non-formal, yang ada di Kabupaten Pringsewu.
"Mari kita bangun gerakan bersama dengan semangat Low Budget, High Impact," tegas Riyanto.
Menurutnya, tantangan anggaran bukan menjadi penghalang untuk memberikan pelayanan terbaik. Strategi ini diharapkan mampu menghadirkan manfaat yang luas dan nyata bagi masyarakat, terutama dalam meningkatkan mutu pola asuh dan pondasi pendidikan karakter sejak dini.
Selain fokus pada pendidikan, Bupati Riyanto Pamungkas bersama Wakil Bupati Umi Laila juga turun langsung menyapa warga di Pekon Tanjung Dalam, Kecamatan Pagelaran, Jumat (24/4).
Dalam dialog hangat yang berlangsung di halaman Masjid Nurul Iman, warga menyampaikan berbagai keluhan terkait infrastruktur dasar, terutama masalah kelistrikan.
Wagirin, warga Tanjung Sari Timur, mengungkapkan bahwa kondisi listrik di lingkungannya, khususnya RT 03 RW 03, sering tidak stabil.
"Kami butuh perbaikan jaringan, penambahan tiang listrik, kabel, hingga lampu jalan karena saat ini masih kekurangan daya," lapornya.
Tak hanya soal listrik, warga lain bernama Amir turut menyampaikan aspirasi mengenai kelengkapan sarana ibadah. Ia mengharapkan bantuan untuk Masjid Nurul Iman berupa jam digital dan AC. Sementara untuk mushola setempat, warga berharap adanya bantuan finishing teras, tiang pengeras suara, hingga pengadaan ambal.
Menanggapi hal tersebut, Bupati Riyanto berjanji akan segera menindaklanjuti laporan warga melalui koordinasi antar instansi.
"Terkait listrik, akan segera kami koordinasikan dengan pihak PLN agar daya kembali stabil. Begitu juga untuk sarana ibadah, pemkab akan mengupayakan tindak lanjutnya agar masyarakat bisa beribadah dengan nyaman," pungkasnya.