Viral Jembatan Putus di Tanggamus, DPRD Tekankan Kebutuhan Infrastruktur Permanen yang Lebih Aman

gambar-user/6Px0abZAJIG2ro0fZBYUwgsfTRai907NuXTVqJNw.webp
Farida Nurazizah - Kamis, 02 Apr 2026 - 08:34 WIB
Ketua Komisi IV DPRD Lampung Mukhlis Basri.
Ketua Komisi IV DPRD Lampung Mukhlis Basri. - Foto: Farida Nurazizah

Follow Us:

Google News Radar Lampung Radar Lampung WhatsApp Channel
Advertisements

RADARLAMPUNG.CO.ID - Putusnya jembatan gantung di Kabupaten Tanggamus setelah dilintasi kendaraan roda empat kembali menegaskan pentingnya pembangunan jembatan permanen di wilayah tersebut.

Peristiwa yang sempat viral ini terjadi karena jembatan digunakan tidak sesuai dengan fungsinya.

Ketua Komisi IV DPRD Provinsi Lampung Mukhlis Basri mengatakan, jembatan gantung hanya berfungsi bagi pejalan kaki dan kendaraan ringan.

“Jembatan gantung itu bukan untuk mobil, tetapi dipaksakan melintas. Akhirnya putus dan kendaraan terjun,” ujarnya.

Advertisements

Ia menjelaskan pembangunan maupun perbaikan jembatan gantung bukan menjadi kewenangan pemerintah provinsi.

Kewenangan tersebut berada pada pemerintah kabupaten atau melalui bantuan pemerintah pusat.

Pihaknya juga menerima informasi adanya bantuan presiden yang pelaksanaannya melibatkan TNI melalui Kodim.

Namun, hingga kini belum ada kepastian terkait pengajuannya.

Advertisements

“Pembangunan maupun perbaikan jembatan gantung itu bukan kewenangan pemerintah provinsi, melainkan pemerintah kabupaten atau melalui bantuan pemerintah pusat,” katanya.

“Kami juga mendapat informasi ada bantuan presiden yang pelaksanaannya oleh TNI melalui Kodim, namun sampai sekarang belum terkonfirmasi apakah pengajuannya sudah dilakukan atau belum,” lanjutnya.

Mukhlis menambahkan, jembatan gantung selama ini hanya bersifat sementara dan digunakan sebagai solusi darurat.

Karena itu, keberadaan jembatan permanen dinilai menjadi kebutuhan mendesak agar aktivitas masyarakat dapat berjalan lebih aman dan lancar.

Advertisements

“Biasanya jembatan gantung itu hanya sementara, sambil menunggu pembangunan jembatan permanen melalui penganggaran yang lebih besar,” ujarnya.

Ia juga menyampaikan berbagai upaya pembangunan yang dilakukan tetap memberi manfaat bagi masyarakat, terutama dalam membuka akses wilayah.

Namun, ke depan diperlukan pembangunan infrastruktur yang lebih kuat dan layak guna mencegah kejadian serupa terulang.

“Siapapun yang membangun, tentu kita apresiasi karena itu membantu mobilitas masyarakat,” tutupnya.

Advertisements

Share:
Editor: Ari Suryanto
Source:
Advertisements

Baca Juga

Rekomendasi

Advertisements

Berita Populer

  1. #1
  1. #2
  1. #3
  1. #4
  1. #5
Advertisements

Berita Terbaru

Advertisements

Berita Pilihan

Advertisements

Topik Populer

  1. #1
  1. #2
  1. #3
  1. #4
  1. #5
Advertisements

Foto Terbaru

Video Terbaru

Advertisements