Besok, Ribuan Petani Tebu Way Kanan Bakal 'Kepung' Kejati Lampung, Ada Apa?

Hermansyah - Rabu, 08 Apr 2026 - 09:10 WIB
Ribuan Petani Tebu Mandiri Way Kanan Bakal mengepung Kejati Lampung besok Kamis,  9 April 2026
Ribuan Petani Tebu Mandiri Way Kanan Bakal mengepung Kejati Lampung besok Kamis, 9 April 2026 - Foto.Dok.Radar Lampung

Follow Us:

Google News Radar Lampung Radar Lampung WhatsApp Channel
Advertisements

WAY KANAN – Sebanyak 5.000 hingga 6.000 massa yang tergabung dalam wadah Petani Tebu Mandiri siap turun ke jalan untuk menyuarakan aspirasi mereka ke kantor Kejaksaan Tinggi (Kejati) Lampung, pada besok, Kamis pagi, 9 April 2026.

Massa aksi ini merupakan gabungan dari para petani dan buruh tebu yang berasal dari wilayah Sumatera Selatan (Sumsel) dan Kabupaten Way Kanan, Lampung.

Mereka berencana menggelar Orasi Damai guna menuntut keadilan terkait persoalan hukum yang saat ini tengah menyelimuti sektor perkebunan tebu di wilayah tersebut.

Ketua Aliansi Petani Tebu, Sartono, mengonfirmasi bahwa aksi ini dipicu oleh kekhawatiran para petani terhadap nasib mata pencaharian mereka.

Advertisements

"Kami akan menyampaikan tuntutan dan penyampaian aspirasi terkait nasib para petani dan buruh tebu yang selama ini menjadi sorotan publik. Khususnya terkait masalah hukum yang melibatkan perusahaan (PT PSMI, red)," ujar Sartono kepada awak media, Rabu 8 April 2026.

Sartono menjelaskan, persiapan aksi telah matang dan terorganisir. Menurut skenario yang telah disusun, massa dari Sumatera Selatan dijadwalkan mulai bergerak menuju Lampung tepat pada pukul 00.00 WIB dini hari nanti.

Titik kumpul utama sekaligus pusat komando sementara ditetapkan di Lapangan Purwa Agung, Kecamatan Negara Batin. Di lokasi tersebut, ribuan petani akan melakukan brifing teknis, pembagian kelompok, serta pemantapan materi orasi.

"Setelah seluruh persiapan matang dan doa bersama, tepat pukul 03.00 WIB waktu subuh, iring-iringan ribuan petani dijadwalkan akan bergerak serentak meninggalkan titik kumpul menuju kantor Kejati Lampung," jelasnya.

Advertisements

Pemilihan waktu keberangkatan pada waktu subuh bukan tanpa alasan. Hal ini dilakukan agar massa dapat mencapai lokasi tujuan di Bandar Lampung dengan aman dan lancar, sehingga mereka memiliki waktu yang cukup untuk berorasi sebelum aktivitas perkantoran dimulai.

Sartono menegaskan bahwa kehadiran ribuan petani ini bukanlah untuk menciptakan kericuhan, melainkan bentuk solidaritas antarprovinsi untuk memperjuangkan kepastian hukum.

"Kami datang dengan damai, membawa amanat ribuan keluarga yang menggantungkan hidup di sektor perkebunan. Kami berharap suara kami didengar dan ada solusi nyata yang menguntungkan semua pihak," tegasnya.

Hingga berita ini diturunkan, pihak kepolisian diharapkan dapat melakukan pengawalan sepanjang rute perjalanan massa guna memastikan arus lalu lintas dari Way Kanan menuju Bandar Lampung tetap kondusif.

Advertisements

 

 

Share:
Editor: Anggi Rhaisa
Source:
Advertisements

Baca Juga

Rekomendasi

Advertisements

Berita Populer

  1. #1
  1. #2
  1. #3
  1. #4
  1. #5
Advertisements

Berita Terbaru

Advertisements

Berita Pilihan

Advertisements

Topik Populer

  1. #1
  1. #2
  1. #3
  1. #4
  1. #5
Advertisements

Foto Terbaru

Video Terbaru

Advertisements