RADARLAMPUNG.CO.ID - Pemerintah Provinsi (Pemprov) Lampung mengirimkan 50 relawan terlatih untuk membantu penanganan bencana banjir besar yang melanda Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatera Barat.
Pengiriman relawan ini merupakan bentuk solidaritas Lampung terhadap daerah-daerah yang tengah mengalami krisis kemanusiaan akibat banjir masif dalam sepekan terakhir.
Kepala BPBD Provinsi Lampung, Rudy Sjawal Sugiarto, mengatakan bahwa pihaknya telah berkoordinasi intens dengan berbagai pihak untuk memastikan dukungan Lampung berjalan cepat dan tepat sasaran.
“Untuk aksi respons terhadap bencana di tiga provinsi, kita sudah berkoordinasi. Kita sepakat mengirimkan 50 orang relawan terlatih untuk aksi di tiga provinsi. Nanti kita bagi berdasarkan kualifikasi relawannya,” ujar Rudy saat ditemui di lobi Kantor Gubernur Lampung, Selasa, 2 Desember 2025.
Rudy menjelaskan, selain mengirim relawan, BPBD Lampung tetap memperkuat kesiapsiagaan di daerah sendiri.
Saat ini BPBD telah membuka posko siaga 24 jam melalui Pusdalops yang memantau kondisi iklim dan cuaca secara real time berbasis satelit.
“Kita melakukan pemantauan terutama terkait iklim, siklon, angin, dan cuaca di Provinsi Lampung secara rinci, detail, dan real time. Kita juga selalu berkoordinasi dengan BMKG terkait pembaruan informasi cuaca,” ujarnya.
BPBD juga mengimbau masyarakat memantau informasi terbaru melalui kanal resmi BMKG dan BPBD untuk meningkatkan kewaspadaan sebelum beraktivitas.
Rudy menegaskan bahwa Lampung kini memasuki musim hidrometeorologi basah sejak dasarian kedua Oktober, yang diperkirakan mencapai puncaknya pada akhir 2025 hingga awal 2026.
Hampir seluruh kabupaten/kota di Lampung masuk zona merah rawan bencana hidrometeorologi.
Berbagai simulasi kebencanaan telah dilakukan di daerah rawan, termasuk penerapan rencana kontingensi banjir yang disusun pada 2022.
“Kita selalu waspada dan berkoordinasi. Kita juga sedang mengupayakan pemanfaatan teknologi Operasi Modifikasi Cuaca melalui BNPB untuk meminimalisir dampak ketika terjadi hujan merata dan masif,” kata Rudy.
Dalam waktu dekat, BPBD Lampung juga akan menerima bantuan delapan unit kendaraan operasional dari BNPB untuk memperkuat kesiapsiagaan di wilayah Lampung.