BANDAR LAMPUNG— Momen emosional sekaligus penuh kehangatan terjadi saat Riana Sari, istri mantan Gubernur Lampung Arinal Djunaidi, menjenguk suaminya di Kejaksaan Tinggi Lampung, Selasa 28 Apri 2026 malam.
Di tengah situasi hukum yang tengah dihadapi Arinal, Riana justru membagikan cerita ringan. Ia mengaku sempat bercanda dengan sang suami saat bertemu, bahkan dititipi barang pribadi berupa jam tangan dan cincin.
“Kalau kondisi bapak, kami malah sempat tertawa-tawa. Bahkan saya dititipin jam sama cincin. Saya sempat bercanda, nanti jam ini bisa saya gadai,” ujar Riana usai menjenguk Arinal.
Meski menghadapi persoalan serius, Riana menegaskan kondisi Arinal dalam keadaan baik dan tetap tegar.
Ia juga menyampaikan pesan kuat dari keluarga untuk mantan orang nomor satu di Lampung tersebut.
“Pesan kami, bapak harus sehat, harus kuat, dan jangan khawatirkan kami,” katanya.
Riana menegaskan, kehadiran dirinya bersama anak-anak dan menantu di Kejati Lampung merupakan bentuk dukungan penuh kepada Arinal Djunaidi.
Ia juga menepis anggapan bahwa keluarga merasa malu atas kasus yang tengah bergulir.
“Justru kami hadir di sini karena kami tidak malu. Bapak tidak korupsi, jadi kami tidak menundukkan kepala. Kami tegakkan kepala kami. Ini kami, dan sampai kapanpun akan saya bela,” tegasnya.
Ia pun meyakini bahwa kebenaran akan terungkap seiring berjalannya proses hukum.
“Keadilan harus ditegakkan. Kebenaran nanti akan menemukan jalannya,” tandasnya.
Riana Sari Yakin Arinal Djunaidi Tak Terima Dana PI LEB
Istri mantan Gubernur Lampung, Riana Sari, angkat bicara terkait penetapan suaminya sebagai tersangka dalam kasus dugaan korupsi PI (penyertaan modal) di PT Lampung Energi Berjaya (LEB).
Berdasarkan pantauan di lokasi, Riana Sari tiba di Kantor Kejaksaan Tinggi Lampung pada Selasa, 28 April 2026 sekitar pukul 21.00 WIB.
Ia datang bersama anak dan menantunya, lalu langsung menuju gedung pidana khusus. Sekitar pukul 21.08 WIB, Riana Sari bersama keluarga keluar dari ruang tersebut.
Kepada awak media, Riana Sari menegaskan kedatangannya merupakan bentuk dukungan kepada sang suami di tengah proses hukum yang berjalan.
“Saya bersama anak-anak datang untuk memberikan dukungan kepada bapak. Kami meyakini tidak ada satu rupiah pun dana PI ini yang masuk ke kantong bapak,” ujar Riana Sari.
Ia juga menyatakan keyakinannya bahwa fakta sebenarnya akan terungkap dalam persidangan nanti.
“Yakinlah nanti di persidangan akan terbukti. Untuk teman-teman media, angka yang disebut-sebut Rp270 miliar itu dari mana? Silakan membuat berita, tapi harus berimbang. Apa yang diberitakan nanti harus dipertanggungjawabkan,” tegasnya.
Riana Sari menambahkan bahwa dirinya bersama keluarga terus memberikan semangat kepada Arinal Djunaidi agar tetap menghadapi proses hukum dengan tegar.
“Saya dengan Pak Arinal saling memberikan support, jangan takut, kita harus hadapi ini,” lanjutnya.
Terkait dasar penahanan, ia menyebut hal tersebut akan dijelaskan lebih lanjut oleh penasihat hukum.
Ia juga meminta agar penanganan kasus PT Lampung Energi Berjaya dilakukan secara menyeluruh dan transparan.
“Kalau memang ingin benar-benar jelas, usut penyertaan modal awal Rp10 miliar. Jangan ada yang ditutup-tutupi. Semua warga negara Indonesia punya hak yang sama di depan hukum,” pungkasnya.