Bersembunyi Di Kandang Ayam, Damkar Tulang Bawang Evakuasi Ular Piton Sepanjang 3 Meter

Muhammad Zainal Arifin - Selasa, 26 Mei 2026 - 15:08 WIB
Petugas Damkar Tulang Bawang evakuasi ular piton dari kandang ayam
Petugas Damkar Tulang Bawang evakuasi ular piton dari kandang ayam - Dokumentasi Radar Lampung

Follow Us:

Google News Radar Lampung Radar Lampung WhatsApp Channel
Advertisements

RADARLAMPUNG.CO.ID - Seekor ular piton berukuran sekitar 3 meter berhasil dievakuasi petugas Dinas Pemadam Kebakaran (Damkar) Kabupaten Tulang Bawang dari kandang ayam warga Kecamatan Banjar Agung.

Hewan melata tersebut dievakuasi petugas damkar dari kandang ayam milik Sugiarto, warga Kampung Tunggal Warga, Kecamatan Banjar Agung pada hari Minggu, 24 Mei 2026 sekira pukul 22.00 WIB.

Kepala Dinas Pemadam Kebakaran Tulang Bawang Muhammad Umar mengatakan, evakuasi ular piton berukuran 3 meter tersebut dilakukan oleh petugas piket Damkar Pos Unit 2 Banjar Agung.

Mulanya petugas mendapatkan informasi dari pemilik kandang ayam pada pukul 21.00 WIB perihal munculnya ular piton tersebut.

Advertisements

Damkar langsung menerjunkan satu unit mobil pemadam kebakaran beserta 5 orang personel untuk mengevakuasi ular piton itu dari dalam kandang ayam. 

Setelah berjibaku sekitar satu jam, tepatnya pada pukul 22.00 WIB ular tersebut berhasil dievakuasi dari dalam kandang ayam.

"Iya, alhamdulillah berhasil dievakuasi dengan aman dan kondusif," katanya, Selasa 26 Mei 2026.

Umar mengungkapkan, ular sering masuk ke dalam kandang ayam karena merupakan mangsa yang mudah di deteksi oleh piton tersebut.

Advertisements

Kondisi ayam yang tidak bisa melawan dan ukurannya pas untuk kapasitas rahang serta perut ulat piton menjadi faktor lain hewan melata itu sering masuk kandang ayam. 

Tidak hanya itu, kondisi area kandang yang sering kali gelap, lembab dan menjadi habitat bagi hewan pengerat seperti tikus juga disukai oleh ular piton.

Kepala Dinas Pemadam Kebakaran mengimbau kepada masyarakat apabila melihat atau mengetahui hewan berbahaya dilingkungan mereka untuk segera melapor ke pihaknya agar segera dievakuasi dan tidak membahayakan warga.

Advertisements

Share:
Editor: Dian Saptari
Source:
Advertisements

Baca Juga

Rekomendasi

Advertisements

Berita Populer

  1. #1
  1. #2
  1. #3
  1. #4
  1. #5
Advertisements

Berita Terbaru

Advertisements

Berita Pilihan

Advertisements

Topik Populer

  1. #1
  1. #2
  1. #3
  1. #4
  1. #5
Advertisements

Foto Terbaru

Video Terbaru

Advertisements