RADARLAMPUNG.CO.ID – Menjelang libur Natal 2025 dan Tahun Baru 2026 (Nataru), PT PLN (Persero) memastikan kesiapan infrastruktur pengisian kendaraan listrik di Provinsi Lampung.
Langkah ini dilakukan untuk menjamin kenyamanan dan keamanan pengguna mobil listrik yang melakukan perjalanan jarak jauh, terutama di jalur strategis sebagai pintu gerbang Pulau Sumatera.
Secara nasional, PLN telah menyiagakan 4.633 unit Stasiun Pengisian Kendaraan Listrik Umum (SPKLU) yang tersebar di sekitar 3.500 lokasi hingga Desember 2025.
Kesiapan ini menjadi bagian dari program PLN Mobile EVenture Siaga Kesiapan SPKLU, yang difokuskan pada periode lonjakan mobilitas akhir tahun.
Executive Vice President Pengembangan Produk Niaga PLN, Ririn Rachmawardini, mengatakan PLN memprediksi penggunaan kendaraan listrik saat Nataru akan meningkat tajam.
“Kami memprediksi animo masyarakat menggunakan kendaraan listrik pada Nataru kali ini akan meningkat 5–6 kali lipat. Oleh karena itu, PLN telah menambah titik SPKLU di rest area, pusat keramaian kota, hingga objek wisata,” ujar Ririn.
Sebagai bentuk kesiapan, tim PLN Mobile EVenture juga telah melakukan simulasi perjalanan jarak jauh sejak 15 Desember 2025, melintasi Lampung, Sumatera Selatan, hingga berakhir di Surabaya pada 18 Desember 2025.
Simulasi ini bertujuan memastikan keandalan rute Tol Trans Sumatera hingga Tol Trans Jawa bagi pengguna kendaraan listrik.
PLN bersama Pemerintah Provinsi Lampung menaruh perhatian khusus pada wilayah ini karena Lampung merupakan pintu masuk utama kendaraan dari Jawa ke Sumatera melalui Pelabuhan Bakauheni.
Penjabat Sekretaris Daerah Provinsi Lampung, M Firsada, menegaskan keberadaan SPKLU sangat krusial seiring meningkatnya jumlah kendaraan listrik.
“Bakauheni merupakan pintu gerbang Sumatera dengan arus kendaraan yang tinggi. Dengan meningkatnya penggunaan mobil listrik, ketersediaan SPKLU menjadi krusial agar pemudik tidak mengalami kendala kehabisan daya saat di perjalanan,” kata Firsada.
Hingga kini, Pemprov Lampung dan PLN telah mendukung penyediaan sekitar 57 unit SPKLU di 35 titik lokasi di berbagai wilayah Lampung.
Pemerintah daerah juga membuka ruang bagi pihak swasta untuk membangun SPKLU guna memperkuat ekosistem kendaraan listrik.
Untuk mendukung perjalanan jarak jauh, PLN memastikan 17 titik SPKLU tersedia di sepanjang ruas Tol Trans Sumatra wilayah Lampung.
Arah Sumatera Selatan
- KM 20A
- KM 33A
- KM 49A
- KM 67A
- KM 87A
- KM 116A
- KM 163A
- KM 208A
- KM 234A
Arah Bakauheni (Lampung Selatan)
- KM 215B
- KM 172B
- KM 116B
- KM 87B
- KM 67B
- KM 49B
- KM 33B
- KM 20B
Titik-titik ini disiapkan agar pemudik mobil listrik dapat mengatur pengisian daya secara aman sebelum maupun setelah menyeberang dari Jawa.
Selain di jalur tol, SPKLU juga tersedia di sejumlah lokasi strategis, sebagai berikut.
Bandar Lampung
- Els Coffee
- Mal Boemi Kedaton
- Kantor PLN UID Lampung
- Kantor PLN Tanjung Karang
- Hotel Holiday Inn
- Hotel Aston
- TransMart Lampung
- Lampung City Mall
- Kampus Darmajaya
Kota Metro
- Kantor PLN
- Taman Merdeka
Kabupaten lainnya
- Kantor PLN di Lampung Timur
- Lampung Utara
- Way Kanan
- Pesisir Barat
- Tanggamus
- Pesawaran
- Lampung Marriott Resort
Lokasi-lokasi tersebut menjadi pilihan pengisian daya bagi masyarakat yang berlibur di dalam kota maupun menuju destinasi wisata.
General Manager PLN UID Lampung, Muhammad Joharifin, mengatakan PLN telah melakukan pemeliharaan preventif serta menyiapkan dukungan personel selama masa siaga.
“Kami telah menyiapkan 117 posko siaga dengan 1.568 personel, serta SPKLU Mobile untuk mengantisipasi kondisi darurat seperti kemacetan atau kendala teknis,” jelas Joharifin.
PLN juga menyediakan fast charging di titik-titik tertentu serta medium charging di beberapa lokasi guna mengurangi antrean pengisian daya.
Selama masa siaga, PLN memastikan tidak ada pemadaman listrik kecuali dalam kondisi darurat.
Untuk memudahkan perencanaan perjalanan, pengguna kendaraan listrik diimbau memanfaatkan fitur Trip Planner di aplikasi PLN Mobile, yang memungkinkan pengecekan lokasi dan ketersediaan SPKLU secara real time.
Dengan kesiapan infrastruktur dan dukungan layanan tersebut, PLN optimistis pengguna mobil listrik dapat melintasi Lampung selama libur Natal dan Tahun Baru dengan lebih aman, nyaman, dan tanpa kekhawatiran kehabisan daya.
*)Peserta Magang Kemnaker Batch 1