Efek Armada Green SM dan Program Diskon, Penjualan VinFast di Indonesia Naik Tajam

gambar-user/vsbaohl95I0rY7S5BRF4IPxfUmd3n0dZuZDBnGyU.webp
M. Nabil Mamnun - Rabu, 14 Jan 2026 - 11:33 WIB
VinFast menegaskan angka ritel mencakup konsumen individu dan sebagian unit yang didistribusikan ke operator armada
VinFast menegaskan angka ritel mencakup konsumen individu dan sebagian unit yang didistribusikan ke operator armada - instagram/@vinfastofficial

Follow Us:

Google News Radar Lampung Radar Lampung WhatsApp Channel
Advertisements

RADARLAMPUNG.CO.ID - Penjualan VinFast di Indonesia melesat pada akhir 2025 dan lonjakannya terjadi tepat menjelang tutup tahun.

Data Gabungan Industri Kendaraan Bermotor Indonesia menunjukkan penjualan ritel VinFast sepanjang 2025 mencapai 10.630 unit, dengan kenaikan paling tajam pada Desember yang menembus 7.673 unit.

Angka tersebut melonjak jauh dibanding November yang tercatat 168 unit, sehingga Desember menjadi penentu utama kinerja VinFast sepanjang tahun.

Kenaikan ini tidak berdiri sendiri. VinFast memang sudah menyiapkan portofolio produk untuk berbagai kebutuhan, mulai dari VF 3, VF 5, VF 7, hingga VF e34.

Advertisements

Jangkauan model yang makin lengkap memudahkan merek asal Vietnam itu masuk ke segmen yang berbeda, dari penggunaan perkotaan hingga kebutuhan mobilitas harian yang lebih luas.

Dari penjelasan yang mengemuka, ada faktor pendorong yang kuat dari sisi program penjualan dan insentif.

Gaikindo menyebutkan sejumlah pemicu pertumbuhan pada Desember 2025, salah satunya program penjualan kendaraan baru disertai potongan harga atau diskon untuk model tertentu.

Hal itu ditegaskan CEO VinFast Indonesia, Kariyanto Hardjosoemanto bahwa angka ritel yang dilaporkan tidak semata berasal dari pembelian konsumen individu. 

Advertisements

“Angka ini mencakup penjualan kepada konsumen individu serta sebagian unit didistribusikan kepada operator armada atau fleet operators. Data penjualan retail tersebut dilaporkan ke Gaikindo sesuai dengan standar pelaporan pasar yang berlaku,” katanya. 

Armada yang dimaksud mengarah pada taksi listrik Green SM yang sebelumnya dikenal sebagai Xanh SM.

Layanan ini menggunakan basis VF e34 dan VF 5 dan mulai beroperasi di Indonesia sejak akhir 2024. Pada tahap awal, targetnya mengoperasikan 1.000 unit armada, lalu terus bertambah seiring waktu.

VinFast bahkan menargetkan memiliki 10.000 armada taksi Green SM di Indonesia pada 2025, sehingga penyerapan unit oleh operator armada menjadi salah satu pengungkit yang masuk akal untuk menjelaskan lonjakan penjualan pada periode tertentu.

Advertisements

Selain efek armada, eksposur merek ikut terdorong karena kendaraan VinFast hadir dalam aktivitas mobilitas harian masyarakat.

Ketika masyarakat makin sering melihat atau menggunakan kendaraan yang sama sebagai layanan transportasi, tingkat familiaritas naik dan hambatan kepercayaan terhadap merek baru biasanya ikut turun.

Jika dilihat per bulan, pola penjualan VinFast sepanjang 2025 sempat naik turun sebelum meledak di Desember.

Januari tercatat 28 unit, Februari 45 unit, Maret 162 unit, April 1.227 unit, Mei 241 unit, Juni 491 unit, Juli 140 unit, Agustus 134 unit, September 160 unit, Oktober 161 unit, November 168 unit, lalu Desember melesat 7.673 unit.

Advertisements

Lonjakan ini memperlihatkan adanya faktor khusus yang bekerja pada akhir tahun, baik dari sisi program penjualan, percepatan distribusi, maupun penyerapan armada.

Lonjakan Desember 2025 pada akhirnya memperlihatkan bahwa strategi VinFast di Indonesia tidak hanya bertumpu pada penjualan ke konsumen individu, tetapi juga memadukan penjualan ritel dan distribusi ke armada.

Tantangan berikutnya adalah menjaga ritme penjualan agar tidak hanya tinggi pada momentum tertentu, melainkan stabil dari bulan ke bulan melalui ketersediaan unit, layanan purnajual, dan kepastian ekosistem pendukung mobil listrik.

*)Peserta Magang Kemnaker Batch 1

Advertisements

 

Share:
Editor: Anggi Rhaisa
Source:
Advertisements

Baca Juga

Rekomendasi

Advertisements

Berita Populer

  1. #1
  1. #2
  1. #3
  1. #4
  1. #5
Advertisements

Berita Terbaru

Advertisements

Berita Pilihan

Advertisements

Topik Populer

  1. #1
  1. #2
  1. #3
  1. #4
  1. #5
Advertisements

Foto Terbaru

Video Terbaru

Advertisements