RADARLAMPUNG.CO.ID – Gelaran Gaikindo Jakarta Auto Week (GJAW) 2025 yang berlangsung di ICE BSD City menghadirkan suasana berbeda, karena berbagai merek menawarkan promo agresif untuk menarik konsumen kendaraan listrik.
Pameran yang diselenggarakan pada 21–30 Desember 2025 ini menjadi magnet bagi pengunjung yang ingin memanfaatkan potongan harga besar menjelang penutupan tahun.
Ketua Harian Gaikindo, Anton Kemal Tasli, menegaskan bahwa acara ini mendapat dukungan penuh dari Kementerian Perindustrian karena dianggap mampu memperkuat pasar otomotif nasional pada akhir tahun.
“Tujuan utama penyelenggaraan GJAW 2025 adalah untuk meningkatkan penjualan kenderaan secara masif dan mendorong pasar otomotif nasional agar industri ini dapat mencapai target penjualan di akhir tahun,” ujar Anton.
Berbeda dari penyelenggaraan sebelumnya, tahun ini GJAW tampil dengan area pameran lebih luas, menampilkan puluhan merek yang menghadirkan berbagai kendaraan listrik serta model terbaru.
Antusiasme pengunjung terlihat tinggi sejak hari pertama, terutama karena produsen menawarkan diskon yang tidak biasa dan jarang diberikan di luar pameran.
Berdasarkan penelusuran pada Rabu, 26 November 2025, sejumlah brand menurunkan harga jauh di bawah banderol normal, membuat suasana transaksi terlihat lebih hidup.
VinFast menjadi salah satu merek yang menarik perhatian melalui potongan besar pada model kompak VF3 yang ditawarkan secara agresif kepada pengunjung.
Harga VF3 diturunkan sekitar tiga puluh juta rupiah, sehingga kini dibanderol seratus sembilan puluh dua koma dua juta selama pameran berlangsung.
Seorang wiraniaga yang enggan disebutkan namanya menjelaskan tingginya minat pengunjung yang penasaran dengan penawaran tersebut.
“Kalau VF3 ada potongan Rp30 jutaan. Untuk baterainya sendiri itu garansi 8 tahun tanpa batasan kilometer,” ujarnya saat memberikan penjelasan.
MG juga memanfaatkan momentum pameran untuk memberikan nilai tambah kepada calon pembeli dengan memangkas harga beberapa model andalannya.
MG ZS EV turun cukup jauh menjadi tiga ratus empat puluh juta, sementara MG4 EV kini dibanderol tiga ratus enam puluh juta selama gelaran berlangsung.
Varian terbaru MG bahkan mendapatkan penurunan harga mendekati empat puluh juta rupiah, sehingga menjadi alternatif menarik bagi konsumen yang memburu mobil listrik terjangkau.
Seres E1 tidak ketinggalan memberikan penawaran besar, dengan diskon tujuh puluh juta rupiah yang berlaku untuk seluruh tipe selama acara berjalan.
“Selama GJAW 2025 ada potongan sampai Rp70 juta, berlaku buat semua tipe. Kalau di luar biasanya cuma Rp50 juta,” ujar salah satu wiraniaga Seres.
Hyundai menghadirkan diskon terbesar dalam pameran ini, dengan Kona Electric Signature yang turun dari enam ratus sepuluh juta menjadi empat ratus tujuh puluh juta rupiah.
Potongan mencapai seratus empat puluh juta rupiah membuat model tersebut ramai diminati, terutama oleh konsumen yang mengincar kendaraan listrik berfitur lengkap.
“Ada diskon besar buat Kona Signature, kalau SPK di sini bisa dapat harga Rp470 juta. Ioniq 5 juga ada diskon besar tetapi buat NIK lama,” jelas wiraniaga Hyundai.
Dengan berbagai penawaran yang sulit ditemukan di luar pameran, GJAW 2025 menjadi kesempatan ideal bagi masyarakat yang ingin beralih ke kendaraan listrik.
Para produsen memanfaatkan momentum ini untuk menghabiskan stok, meningkatkan transaksi, serta mendongkrak kinerja penjualan sebelum memasuki tahun baru.
GJAW 2025 menunjukkan bahwa minat terhadap kendaraan listrik terus meningkat, dan pameran ini berhasil menjadi ruang penting bagi produsen dalam memperkenalkan teknologi terbaru kepada publik.
Dengan dukungan pemerintah dan partisipasi puluhan brand, GJAW terus memainkan peran dominan dalam menggerakkan sektor otomotif nasional setiap akhir tahun.