DPRD Kota Metro Dorong Pemkot Lebih Kreatif Genjot PAD di Tengah Tekanan Fiskal

Ruri Setiauntari - Kamis, 21 Mei 2026 - 15:52 WIB
Anggota DPRD Metro, Efril Hadi
Anggota DPRD Metro, Efril Hadi - Dokumentasi

Follow Us:

Google News Radar Lampung Radar Lampung WhatsApp Channel
Advertisements

RADARLAMPUNG.CO.ID - DPRD Kota Metro menegaskan pemerintah daerah perlu segera mengambil langkah konkret memperkuat keuangan daerah, seiring tekanan fiskal yang terus meningkat dan tidak terus bergantung pada transfer anggaran dari pusat.

Anggota DPRD Kota Metro, Efril Hadi, mendorong Pemerintah Kota (Pemkot) Metro untuk lebih agresif dan inovatif dalam meningkatkan Pendapatan Asli Daerah (PAD).

Menurutnya, upaya tersebut kini menjadi kebutuhan mendesak guna menjaga kesinambungan pembangunan di Bumi Sai Wawai.

"Sejalan dengan apa yang kita dengar dari masyarakat, usulan pembangunan untuk tahun 2028 mendatang itu masih berfokus pada infrastruktur jalan, irigasi, pertanian, dan fasilitas publik lainnya," kata dia.

Advertisements

Efril mengatakan kebutuhan masyarakat terhadap pembangunan terus meningkat, sementara kemampuan keuangan daerah justru tengah menghadapi tekanan serius akibat berkurangnya Dana Transfer ke Daerah (TKD) dari pemerintah pusat.

Kondisi tersebut, menurutnya, dampak dari kondisi tersebut mulai dirasakan pada pelaksanaan pembangunan fisik di lapangan.

Sejumlah program yang sebelumnya telah dirancang pemerintah terpaksa disesuaikan, bahkan tidak sedikit yang berpotensi tertunda karena keterbatasan anggaran.

"Pembangunan itu kebutuhan masyarakat dan tidak bisa dihentikan. Tetapi saat kemampuan fiskal daerah menurun karena transfer pusat berkurang, tentu pemerintah daerah harus mencari cara agar pembangunan tetap berjalan," kata Efril.

Advertisements

Efril menegaskan kondisi fiskal yang tengah dihadapi daerah harus menjadi momentum evaluasi bagi seluruh Organisasi Perangkat Daerah (OPD) agar tidak terus bergantung pada transfer anggaran dari pemerintah pusat.

Ia menilai, sudah saatnya pemerintah daerah mengubah pola kerja dengan lebih fokus menggali dan mengembangkan potensi pendapatan daerah secara mandiri.

"Dalam situasi fiskal yang terbatas seperti ini, Pemkot Metro dituntut lebih kreatif dan inovatif. Tidak bisa hanya berharap pada kebijakan pusat, tetapi juga harus mampu menghadirkan langkah nyata untuk menutup kekurangan anggaran melalui optimalisasi sumber pendapatan daerah," jelasnya.

 

Advertisements

Efril Hadi menyebut Kota Metro memiliki banyak sumber potensi yang sebenarnya bisa menjadi penopang peningkatan Pendapatan Asli Daerah (PAD) jika dikelola lebih serius. Ia menilai sektor perdagangan, jasa, kuliner, parkir, pemanfaatan aset daerah, hingga sektor pertanian dan UMKM masih menyimpan peluang besar yang belum dimaksimalkan pemerintah daerah.

Tak hanya soal peningkatan pendapatan, Efril turut menyoroti pola penggunaan anggaran di lingkungan pemerintah daerah.

Menurutnya, di tengah tekanan fiskal saat ini, pemerintah harus mulai berani melakukan penyesuaian dan efisiensi terhadap belanja yang dianggap belum terlalu prioritas.

"Ke depan belanja operasional akan kita evaluasi lagi, mana yang masih bisa ditekan supaya anggarannya dapat dialihkan ke belanja modal.

Advertisements

Fokus utama tentu pembangunan infrastruktur dan program yang manfaatnya langsung dirasakan masyarakat," pungkasnya.

Share:
Editor: Dian Saptari
Source:
Advertisements

Baca Juga

Rekomendasi

Advertisements

Berita Populer

  1. #1
  1. #2
  1. #3
  1. #4
  1. #5
Advertisements

Berita Terbaru

Advertisements

Berita Pilihan

Advertisements

Topik Populer

  1. #1
  1. #2
  1. #3
  1. #4
  1. #5
Advertisements

Foto Terbaru

Video Terbaru

Advertisements