BANDAR LAMPUNG- Pergerakan harga komoditas perak dunia terus menunjukkan volatilitas tinggi menjelang akhir Mei 2026.
Kondisi ini turut memicu penyesuaian harga pada perdagangan perak fisik retail di pasar lokal Indonesia.
Berdasarkan data pasar terbaru, harga perak dunia ditutup melemah di level US$ 74,01 per troy ons.
Komoditas harga perak ini mencatatkan tren penurunan selama empat hari berturut-turut dari puncaknya di pertengahan bulan Mei 2026 kemarin.
Meskipun perak mengalami tekanan jangka pendek akibat aksi ambil untung (profit taking) massal, para analis komoditas memproyeksikan nilai intrinsik jangka panjangnya tetap solid.
Tingginya serapan dan permintaan dari industri manufaktur teknologi tinggi modern—seperti komponen elektronik dan panel surya dinilai akan menjadi jangkar penguat harga perak di masa mendatang.
Berikut adalah pergerakan harga perak global (dalam USD per troy ons) selama beberapa hari terakhir menuju akhir Mei 2026 berdasarkan data pasar:
25 Mei 2026: US$ 77,97
26 Mei 2026: US$ 76,61
27 Mei 2026: US$ 74,75
28 Mei 2026: US$ 74,01
Pada perdagangan pasar global hari ini, harga spot perak berada di kisaran angka US$ 73,40 hingga US$ 74,01 per troy ons.
Sementara untuk kontrak fluktuatif lainnya berada di rentang US$ 74,66 hingga US$ 84,68.
Menurunnya harga spot global ikut menggeser harga perak di dalam negeri.
Saat ini, harga komoditas perak domestik berada pada kisaran rata-rata Rp25.700 hingga Rp124.300 per gram, tergantung pada gramasi kemasan fisik.
Di pasar lokal Indonesia, harga perak 1 gram fisik ritel rata-rata diperdagangkan pada kisaran Rp1.609.263 hingga Rp2.522.005.
Perbedaan harga ini sangat bergantung pada tingkat kemurnian perak dan toko yang menjualnya.
Bagi masyarakat yang mengoleksi produk PT Aneka Tambang Tbk, berikut rincian harga perak Antam hari ini.
Perak Antam (1 Gram): Berada di angka Rp49.150 (tercatat mengalami penurunan mengikuti pasar global).
Perak Antam Ukuran Besar (250 Gram):
Dijual dengan harga dasar sekitar Rp12,68 juta untuk cetakan fisik batangan besar.
Sentimen jangka pendek untuk perak cenderung masih akan mengalami volatilitas.
Berdasarkan analisa teknikal, untuk perdagangan Jumat, 29 Mei 2026, prediksi harga perak akan bergerak di rentang konsolidasi dan cenderung tertahan.
Namun, tetap ada potensi rebound teknis tipis ke kisaran US$ 74,20 hingga US$ 75,10 per troy ons.
Secara keseluruhan, perak diperkirakan bergerak pada rentang harga US$ 71,50 sampai dengan US$ 75,50 per troy ons.
Fluktuasi harga perak tersebut sangat dipengaruhi oleh beberapa faktor pendorong pasar, di antaranya
Tekanan Jual Jangka Pendek: Penurunan dalam 4 hari terakhir menunjukkan adanya aksi ambil untung pasca lonjakan tinggi di awal tahun.
Sentimen Makro & Suku Bunga: Kebijakan suku bunga global membuat investor cenderung bersikap defensif menjelang akhir bulan, menunggu arah kebijakan The Fed.
Prospek Jangka Panjang yang Kuat: Lembaga keuangan besar seperti J.P. Morgan memproyeksikan harga rata-rata perak berada di kisaran US$ 81 sepanjang tahun 2026 karena tingginya permintaan industri hijau.
Bagi Anda yang ingin memantau pergerakan grafik perak dunia secara menit ke menit, Anda dapat mengakses platform Trading Economics Silver.
Sedangkan apabila Anda ingin melakukan kalkulasi nilai konversi perak ke mata uang Rupiah maupun Dollar, Anda dapat menggunakan layanan Kalkulator APMEX Silver.