Anak Serang Ayah hingga Tewas di Rajabasa Jaya, Pelaku dengan Riwayat Gangguan Jiwa Kabur Bawa Golok

Seorang pria di Rajabasa Jaya diduga dibunuh anak kandungnya memakai golok, sementara polisi memburu pelaku dan memeriksa saksi di lokasi kejadian.
gambar-user/UAh6cslcfKuJFr2R33hn0GRSJWb1fkc6ImECidVL.webp
⁠Dimas Aditia - Jumat, 21 Nov 2025 - 16:49 WIB
Pembunuhan sadis di Rajabasa Jaya terjadi saat seorang anak menggorok leher ayahnya hingga tewas, dan polisi kini terus mengejar pelaku yang kabur.
Pembunuhan sadis di Rajabasa Jaya terjadi saat seorang anak menggorok leher ayahnya hingga tewas, dan polisi kini terus mengejar pelaku yang kabur. - Foto: Dimas Aditia/MG

Follow Us:

Google News Radar Lampung Radar Lampung WhatsApp Channel
Advertisements

RADARLAMPUNG.CO.ID - Warga Jalan Sri Krisna, Rajabasa Jaya, digegerkan pembunuhan sadis seorang anak terhadap ayah kandungnya, Jumat, 21 November 2025, sekitar pukul 09.00 WIB.

Korban bernama Marso (67) ditemukan tewas mengenaskan dengan luka gorok di leher yang hampir putus, usai diduga dibunuh putranya, Rustam (32), menggunakan golok.

Kapolsek Kedaton AKP Budi Harto mengatakan, pihaknya menerima laporan dari Bhabinkamtibmas setempat sebelum menuju lokasi untuk olah TKP.

“Kami mendapatkan kabar terkait adanya pembunuhan di Rajabasa Jaya,” ujar AKP Budi.

Advertisements

“Setelah dilakukan olah TKP, korban ditemukan meninggal dunia dalam posisi duduk di kursi,” lanjutnya.

Budi menjelaskan, pelaku adalah anak kandung korban dan telah melarikan diri membawa golok.

Pemeriksaan awal menunjukkan korban mengalami luka gorok parah pada leher hingga hampir putus.

Korban ditemukan dalam posisi duduk di ruang tamu.

Advertisements

“Pelaku sempat mendorong korban sebelum membunuhnya. Luka leher sangat parah akibat sabetan golok,” tambahnya.

Dari keterangan saksi, sebelum kejadian korban mengajak Rustam ikut bekerja ke Bengkunat, Pesisir Barat.

Ajakan itu ditolak pelaku. Pelaku lantas masuk ke rumah dan diikuti korban.

“Pelaku mengambil golok, mendorong korban, lalu melakukan pembunuhan,” ujar Kapolsek.

Advertisements

Sri Rahayu, adik ipar korban, ikut menceritakan detik-detik peristiwa tersebut.

Ia mengatakan pelaku awalnya tidak berada di kamar seperti biasanya.

“Bapaknya datang dan bertanya tentang Rustam,” ujarnya.

“Saat dicek, pelaku tidak ada di kamar dan ternyata berada di belakang rumah,” lanjutnya.

Advertisements

Korban kembali mengajak Rustam bekerja ke Pesisir Barat, tetapi Rustam menolak.

Setelah masuk rumah, Rustam diduga mengambil sesuatu yang disangka kayu. “Pas ada darah baru sadar kalau itu golok,” kata Sri.

Sri menjelaskan, Rustam memiliki riwayat gangguan kejiwaan. Ia menyebut pelaku pernah dibawa ke rumah sakit jiwa karena merusak kaca jendela.

“Dia punya kartu kuning dan sempat rawat jalan. Saya juga yang menebus obatnya,” tambahnya.

Advertisements

Polisi masih mengejar pelaku yang diduga melarikan diri ke Karang Anyar.

Petugas mengamankan barang bukti dan memeriksa sejumlah saksi untuk penyelidikan lanjutan.

*Peserta Magang Kemnaker Batch 1

Advertisements

Share:
Editor: Ari Suryanto
Source:
Advertisements

Baca Juga

Rekomendasi

Advertisements

Berita Populer

  1. #1
  1. #2
  1. #3
  1. #4
  1. #5
Advertisements

Berita Terbaru

Advertisements

Berita Pilihan

Advertisements

Topik Populer

  1. #1
  1. #2
  1. #3
  1. #4
  1. #5
Advertisements

Foto Terbaru

Video Terbaru

Advertisements