RADARLAMPUNG.CO.ID - Estafet kepemimpinan di Institut Teknologi Sumatera (ITERA) periode 2026–2030 mulai memasuki babak baru.
Panitia penjaringan resmi mengumumkan lima akademisi terbaik bangsa sebagai bakal calon (balon) rektor yang lolos seleksi administrasi.
Meski seluruh kandidat berasal dari luar institusi ITERA, para tokoh ini bukanlah sosok asing.
Sebagian besar di antaranya memiliki ikatan emosional dan rekam jejak pengabdian yang kuat bagi Bumi Ruwa Jurai serta perkembangan ITERA selama ini.
Ketua Panitia Penjaringan, Dr. Abdul Rajak, menyampaikan bahwa proses seleksi yang telah berjalan selama dua bulan ini membuahkan lima nama besar.
Kelima nama tersebut siap membawa ITERA menuju kemajuan yang lebih cepat.
Berikut profil singkat kelima kandidat yang akan memperebutkan kursi pimpinan kampus teknologi kebanggaan Sumatera ini.
Prof. Ismunandar, Ph.D. (ITB/Ditjen Diktiristek)
Sosok Prof. Ismunandar merupakan putra daerah kelahiran Metro, Lampung.
Alumnus SMA di Metro ini memiliki keterikatan emosional yang sangat dalam dengan tanah kelahirannya.
Kehadirannya diharapkan mampu membawa sinergi kuat antara pusat dan daerah.
Prof. Dr. Elfahmi, S.Si., M.Si. (ITB)
Sosok yang santun ini telah lama mendedikasikan ilmunya untuk mendampingi Program Studi Farmasi di ITERA.
Beliau juga sering berkunjung ke Lampung karena memiliki keluarga besar yang mengabdi di Universitas Lampung (Unila).
Prof. Dr. Aswan, S.T., M.T. (ITB)
Kedekatannya dengan ITERA sudah sangat mengakar.
Sebagai dosen luar biasa di Teknik Geologi ITERA, beliau memahami perkembangan akademik dan kebutuhan mahasiswa di bidang geologi secara langsung.
Prof. Dr. Ir. Fahmi, S.T., M.Sc., IPU. (Universitas Sumatera Utara)
Sosok satu ini dikenal melalui jalinan kerja sama yang harmonis antara Fakultas Teknik Geologi ITERA dengan USU.
Hubungan kerja sama ini menjadi modal kuat bagi kolaborasi antarperguruan tinggi di masa depan.
Prof. Dr. Ir. M. Faiz Syuaib, M.Agr. (Institut Pertanian Bogor)
Akademisi senior dari IPB ini turut memperkuat jajaran kandidat.
Kehadirannya menambah bobot kompetisi yang sehat dan profesional dalam upaya mencari pemimpin terbaik bagi ITERA.
Rektor ITERA, Prof. Dr. I Nyoman Pugeg Aryantha, menyambut hangat kehadiran para kandidat tersebut.
Beliau menyebutkan bahwa tingginya minat para profesor ini merupakan bukti bahwa ITERA telah menjadi institusi yang sangat diperhitungkan di tingkat nasional.
"Karena seluruh calon berasal dari luar kampus, kami berkomitmen untuk terus menyuplai informasi terkini mengenai kondisi internal ITERA," kata Prof. Nyoman.
"Tujuannya agar proses adaptasi berjalan dengan baik dan harmonis demi kemajuan kampus yang kita cintai ini," sambung Prof. Nyoman.
Pemilihan akan dilakukan melalui musyawarah dan pemungutan suara.
Komposisi suara terdiri atas 65 persen dari Senat dan 35 persen dari Kementerian.
Rangkaian tahapan selanjutnya akan dimulai pada 13 April 2026 melalui sesi perkenalan diri.
Tahapan ini dilanjutkan dengan pemaparan visi dan misi terbuka pada 20 April 2026.
Puncaknya, penyaringan menjadi tiga nama utama akan dilakukan dalam rapat senat tertutup pada 21 April 2026.
Selanjutnya, rektor terpilih akan ditetapkan pada Mei mendatang.
Semoga proses pemilihan ini berjalan lancar dan menghasilkan pemimpin yang amanah bagi kemajuan pendidikan di Provinsi Lampung dan Sumatera.