Mantan Kapolda Lampung Helmy Santika Sandang Bintang Tiga, Punya Rekam Jejak Pembongkar Kasus Besar

gambar-user/48FTfExbFyQGn2dWPjEcCxLnz535TUip6zwnqEVa.webp
Alam Islam - Rabu, 01 Jul 2026 - 07:36 WIB
Mantan Kapolda Lampung Helmy Santika Sandang Bintang Tiga, Punya Rekam Jejak Pembongkar Kasus Besar
Mantan Kapolda Lampung Helmy Santika Sandang Bintang Tiga, Punya Rekam Jejak Pembongkar Kasus Besar - Dokumentasi

Follow Us:

Google News Radar Lampung Radar Lampung WhatsApp Channel
Advertisements

RADARLAMPUNG.CO.ID - Mantan Kapolda Lampung Irjen Helmy Santika resmi menyandang pangkat Komisaris Jenderal Polisi.  

Ia menjadi salah satu dari empat perwira tinggi yang mendapat kenaikan pangkat bintang tiga pada Selasa, 30 Juni 2026.

Bagi Helmy Santika, kenaikan pangkat tersebut menjadi penanda perjalanan panjang lebih dari tiga dekade anggota Polri. 

Terutama sebagai penyidik yang berkali-kali dipercaya menangani perkara besar.

Advertisements

Mulai dari kejahatan jalanan, narkotika lintas negara, hingga tindak pidana ekonomi yang mendapat perhatian nasional.

 

Helmy yang saat ini menjabat sebagai Perwira Tinggi Inspektorat Pengawasan Umum (Itwasum) Polri membangun karir dari ruang-ruang penyidikan. 

 

Advertisements

Setelah mengawali pengabdian sebagai perwira pertama, ia menempati sejumlah jabatan penting di bidang reserse.

 

Di antaranya Kasat Reskrim Polres Metro Jakarta Selatan, Kasubdit Resmob dan Kasubdit Jatanras Polda Metro Jaya, hingga Kapolresta Barelang.

 

Advertisements

Penugasan alumni Akpol 1993 di Barelang menjadi salah satu fase yang mengasah reputasinya sebagai penyidik. 

 

Wilayah yang berbatasan langsung dengan Singapura itu dikenal rawan menjadi jalur penyelundupan. 

 

Advertisements

Di sana, jenderal yang pernah menjadi Kapolres Lampung Utara, Polda Lampung ini terlibat dalam pengungkapan berbagai perkara perdagangan orang dan penyelundupan narkotika lintas negara.

 

Kepercayaan institusi Polri terus mengantarkannya ke jabatan yang lebih strategis.

 

Advertisements

Ketika memimpin Direktorat Reserse Narkoba Polda Kepulauan Riau, ia membongkar jaringan narkotika internasional. 

 

Kemudian masuk mutasi Polri dan ditarik ke Bareskrim Polri dengan jabatan Wakil Direktur Tindak Pidana Ekonomi Khusus. Berikutnya, ditunjuk sebagai Direktur Tindak Pidana Ekonomi Khusus.

 

Advertisements

Saat itu Helmy menangani berbagai perkara besar. Mulai dari investasi bodong, pinjaman online ilegal, hingga kejahatan ekonomi yang melibatkan kerugian negara maupun masyarakat dalam jumlah besar.

 

Rekam jejaknya juga tercatat dalam sejumlah pengungkapan kasus yang pernah menjadi perhatian publik.

 

Advertisements

Antara lain pembunuhan berantai Ryan Jombang, pembunuhan Nasrudin Zulkarnaen, kasus korupsi Gayus Tambunan, penculikan warga negara Malaysia di Kepulauan Riau, hingga penangkapan John Kei.

 

Ketika dipercaya memimpin Polda Lampung pada 2023, Helmy membawa pengalaman panjangnya sebagai penyidik ke ranah kepemimpinan wilayah. 

 

Advertisements

Salah satu capaian yang paling menonjol ialah pengungkapan jaringan narkotika Fredy Pratama, yang disebut sebagai salah satu sindikat narkoba terbesar di Indonesia.

 

Di bawah kepemimpinannya, pengamanan arus mudik dan penyelenggaraan Pemilu di Lampung juga berlangsung kondusif. Termasuk terlibat menjaga stabilitas keamanan saat gelombang demonstrasi.

 

Advertisements

Di luar tugas kepolisian, Helmy dikenal memiliki perhatian terhadap kegiatan sosial. 

 

Sejumlah komunitas pendamping pasien di Lampung menyebut ia kerap membantu warga yang membutuhkan. Mulai dari bantuan pengobatan hingga kunjungan langsung kepada keluarga pasien.

 

Advertisements

Bersama Helmy Santika, tiga perwira tinggi yang juga naik menjadi Komjen Pol ialah Mulia Hasudungan Ritonga, Gatot Tri Suryanta, dan jenderal asal Lampung Rudi Setiawan.

 

Kepala Biro Penerangan Masyarakat Divisi Humas Polri Brigjen Pol. Trunoyudo Wisnu Andiko mengatakan kenaikan pangkat merupakan bentuk penghargaan institusi atas dedikasi, integritas, dan capaian kinerja para perwira tinggi.

"Kenaikan pangkat bukan sekadar penghargaan administratif, tetapi juga amanah dan tanggung jawab yang lebih besar," kata Trunoyudo dalam keterangannya.

Advertisements

Share:
Editor: Dian Saptari
Source:
Advertisements

Baca Juga

Rekomendasi

Advertisements

Berita Populer

  1. #1
  1. #2
  1. #3
  1. #4
  1. #5
Advertisements

Berita Terbaru

Advertisements

Berita Pilihan

Advertisements

Topik Populer

  1. #1
  1. #2
  1. #3
  1. #4
  1. #5
Advertisements

Foto Terbaru

Video Terbaru

Advertisements