RADARLAMPUNG.CO.ID– Dinas Sosial Kabupaten Mesuji membuka dapur umum bagi warga yang terdampak banjir di Dusun Tebing, Desa Talang Batu, Kecamatan Mesuji Timur.
Dapur umum tersebut mulai beroperasi pada Minggu, 18 Januari 2026, dan dipusatkan di Balai Dusun Tebing.
Kepala Dinas Sosial Kabupaten Mesuji, Muzairi, mengatakan dapur umum dibuka bekerja sama dengan Kementerian Sosial Republik Indonesia untuk memenuhi kebutuhan konsumsi warga terdampak.
“Mulai hari ini dapur umum dibuka di Balai Dusun Tebing Desa Talang Batu untuk membantu warga yang terdampak banjir,” ujar Muzairi saat dikonfirmasi.
Ia menjelaskan, dapur umum tersebut menyiapkan makanan dua kali sehari, yakni pagi dan sore, bagi sekitar 1.800 jiwa yang terdampak banjir.
“Setiap hari kami menyiapkan makanan pagi dan sore untuk kurang lebih 1.800 warga terdampak,” katanya.
Pendistribusian makanan melibatkan Taruna Siaga Bencana (Tagana), Palang Merah Indonesia (PMI), serta Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Mesuji.
Selain layanan dapur umum, Dinas Sosial juga menyalurkan bantuan logistik berupa bahan pangan ke sejumlah wilayah terdampak banjir. Bantuan tersebut antara lain beras, mie instan, sarden, minyak goreng, telur, dan kebutuhan pokok lainnya.
Banjir di Kabupaten Mesuji terjadi setelah hujan dengan intensitas tinggi mengguyur wilayah tersebut sejak Kamis malam, 8 Januari 2026. Salah satu titik yang terdampak adalah Dusun Tebing, Desa Talang Batu.
Sekretaris BPBD Kabupaten Mesuji, Angga Pramudita, menyampaikan bahwa banjir tidak hanya disebabkan oleh curah hujan yang tinggi, tetapi juga dipengaruhi kondisi sungai.
“Selain hujan deras, banjir dipicu oleh sedimentasi sungai dan banyaknya gulma di sekitar aliran air,” kata Angga.
Ia menambahkan, ketinggian air di sejumlah lokasi bervariasi, mulai dari sekitar 40 sentimeter hingga mencapai 1 meter.
Hingga saat ini, kondisi banjir masih dalam pemantauan instansi terkait sesuai perkembangan di lapangan.(*)