RADARLAMPUNG.CO.ID - Minum kopi bisa memberikan efek menyegarkan dan meningkatkan fokus, sekaligus membuat jantung terasa berdebar bagi sebagian orang.
Kondisi ini dikenal dengan istilah palpitasi dan sebenarnya cukup umum terjadi. Palpitasi setelah minum kopi umumnya disebabkan oleh kafein.
Kafein merupakan zat stimulan yang terdapat dalam kopi dan bekerja dengan merangsang sistem saraf pusat sehingga dapat meningkatkan denyut jantung dan tekanan darah secara sementara.
Perlu diketahui, tingkat sensitivitas setiap orang terhadap kafein berbeda-beda, sehingga efek yang dirasakan pun bisa tidak sama.
Cara Mengatasi Jantung Bedebar Setelah Minum Kopi
Berikut cara mengatasi jantung berdebar setelah minum kopi.
1. Minum Air Putih yang Cukup
Kafein memiliki sifat diuretik ringan, yaitu dapat meningkatkan produksi urin dan berpotensi menyebabkan dehidrasi.
Saat tubuh kekurangan cairan, jantung bisa menjadi lebih sensitif terhadap efek kafein. Meminum air putih dalam jumlah yang cukup dapat membantu menjaga hidrasi tubuh.
Minum air putih akan mengencerkan kadar kafein dalam tubuh empercepat proses pengeluaran kafein melalui urin.
2. Konsumsi Makanan Tinggi Magnesium
Kafein dapat menurunkan kadar magnesium dalam tubuh. Padahal, magnesium merupakan mineral penting yang berperan dalam menjaga kesehatan jantung dan membantu mengatur irama detak jantung.
Untuk membantu meredakan palpitasi, bisa mengonsumsi makanan yang kaya magnesium, seperti pisang, alpukat, sayuran hijau, kacang-kacangan, atau ikan.
Asupan magnesium yang cukup dapat membantu menstabilkan irama jantung dan mengurangi rasa berdebar.
3. Istirahat dan Hindari Aktivitas Berat
Saat jantung mulai berdebar, sebaiknya duduk atau berbaring dengan tenang dan hindari aktivitas fisik yang berat.
Memberi waktu bagi tubuh untuk beristirahat akan membantu efek kafein mereda secara alami.
Aktivitas fisik yang terlalu intens justru dapat meningkatkan detak jantung dan memperburuk efek stimulan dari kafein.
*)Peserta Magang Kemnaker Batch 1